593c102f-fad7-432f-aa28-d02abce15a4c

‎Bupati Natuna Cen Sui Lan dikonfirmasi awak media, Rabu (15/07/2026). (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Kabupaten Natuna memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 16,5 miliar dari Kementerian Pendidikan untuk program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026.
‎
‎Program tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
‎
‎Bupati Natuna Cen Sui Lan, mengatakan, anggaran yang didapatkan pada tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun sebelumnya.
‎
‎Tahun lalu, Natuna memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp 9 miliar, kemudian pada tahun ini mengalami kenaikkan signifikan.
‎
‎”Sebenarnya kuota yang kita dapatkan bisa lebih tinggi lagi, tinggal bagimana kita menyusun dapodik dan sebagainya sehingga kita dapat lebih,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/07/2026).
‎
‎Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Natuna, Hendra Kusuma, mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat.
‎
‎”Ini sedang berjalan dan udah dilakukan PKS langsung dengan kepala sekolah masing-masing,” ujar Hendra.
‎
‎Ia menjelaskan, pada tahap pertama terdapat 14 satuan pendidikan yang akan menerima program tersebut, terdiri atas 7 SMP, 3 SD, 2 PAUD, dan 2 SMA.
‎
‎Menurut Hendra, seluruh anggaran bersumber dari Kementerian Pendidikan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Usulan sekolah penerima diajukan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis, verifikasi, dan validasi data.
‎
‎”Yang sudah oke pada tahapan pertama ini sebesar Rp16,5 miliar. Pengajuannya melalui Dapodik, kemudian ada bimtek untuk memperkuat data yang sudah dikirim sebelum dilakukan verifikasi dan validasi,” jelasnya.
‎
‎Ia menambahkan, pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan sistem swakelola oleh masing-masing sekolah tanpa melalui proses lelang.
‎
‎Program PHTC Presiden Prabowo tersebut juga menargetkan percepatan renovasi puluhan ribu sekolah di berbagai daerah guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan proses belajar mengajar di Indonesia.
‎
‎Selain revitalisasi bangunan sekolah, PHTC Presiden Prabowo juga mencakup percepatan digitalisasi pembelajaran melalui pemasangan televisi digital sebagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah. MK-nang

Baca Juga:  ADVETORIAL: Ekspor Batam Awal 2026 Tetap Solid, Amerika Serikat jadi Motor Utama

Redaktur: Munawir Sani