Polisi selidiki dugaan penipuan libatkan dua anak di Batam

Cuplikan video dugaan penipuan yang melibatkan dua anak di kawasan Botania 1, Batam. (Foto: dok)

BATAM (marwahkepri.com) – Polsek Batam Kota menyelidiki informasi viral terkait dugaan penipuan yang melibatkan dua anak di kawasan Botania 1, Kota Batam. Polisi belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Informasi yang beredar menyebut kejadian terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB. Peristiwa disebut bermula di Perumahan Taman Raya Tahap III ketika seorang pria yang belum diketahui identitasnya mengajak dua anak dengan alasan membeli jajan.

Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat mengendarai sepeda motor Honda Beat dan kemudian mengajak kedua anak tersebut menuju sebuah toko grosir sembako di kawasan Botania 1.

“Kedua anak tersebut kemudian dibawa ke salah satu toko grosir sembako di kawasan Botania 1, Batam. Berdasarkan informasi yang diterima, pria tersebut mengambil 2 karung beras dan menempatkannya di sepeda motor. la kemudian meninggalkan kedua anak di toko dengan alasan akan mengantarkan barang, tetapi diduga tidak kembali,” ujarnya.

Informasi tersebut juga menyebut aksi pria tersebut terekam kamera CCTV toko dan CCTV perumahan. Rekaman itu kemudian diunggah ke media sosial dengan harapan dapat membantu polisi mengungkap identitas pria tersebut.

Baca Juga:  Lahan Setengah Hektare Terbakar di Desa Panggak Darat, Api Padam Tiga Jam

“Peristiwa ini terekam dalam CCTV toko dan CCTV perumahan. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan dan mengungkap identitas pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Rahmat Susanto mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi yang beredar tersebut. Namun, hingga kini belum ada laporan polisi yang diterima.

“Kita monitor, tapi sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek Batam Kota,” ujarnya.

Meski belum menerima laporan resmi, Rahmat mengatakan pihaknya telah meminta personel Unit Reskrim Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan terhadap informasi yang beredar.

“Meski belum ada laporan, kita lidik informasi viral tersebut. Mudah-mudahan secepatnya terungkap,” ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. (mun)

Redaktur: Munawir Sani