Mustamin Bakti tinjau re ncana lokasi pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna yang akan dibangun Pemprov Kepri tahun 2026.(Foto/NT)
NATUNA (marwahkepri.com) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menganggarkan pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, pada tahun 2026.
Pembangunan fisik jembatan tersebut akan dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau (PUPR) dengan alokasi anggaran sebesar Rp8.000.000.000.
Berdasarkan data yang diperoleh, selain anggaran fisik, juga disiapkan dana untuk perencanaan teknis sebesar Rp150.000.000 dan pengawasan teknis Rp200.000.000. Dengan demikian, total dana APBD Provinsi Kepulauan Riau yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp8.350.000.000.
Kepala Desa Pian Tengah, Abdullah, menyambut baik rencana pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah pada tahun ini.
Abdullah mengatakan, sejak akses jalan dibuka pada tahun 2006 lalu, pihaknya terus mengajukan pembangunan jembatan tersebut agar menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Semenjak jalan dibuka tahun 2006 sampai sekarang, kami terus mengajukan dan menjadikannya prioritas untuk dua desa, yakni Desa Pian Tengah dan Desa Mekar Jaya,” ujar Abdullah, Kamis, 5 Maret 2026.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena menjadi akses utama penunjang aktivitas warga.
Pembangunan jembatan itu sejalan dengan komitmen yang pernah disampaikan anggota DPRD Provinsi Kepri, Mustamin Bakri, bersama Gubernur Kepri.
“Kami sangat senang jika jembatan itu dibangun. Ini sesuai dengan janji yang pernah disampaikan dan jalan ini sangat menunjang ekonomi dua desa,” ungkapnya.
Abdullah menegaskan, akses darat tersebut memiliki peran penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat sehari-hari.
Dukungan terhadap pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah juga disampaikan Kepala Desa Mekar Jaya, Eko Sri Mulyato.
Ia berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan demi menunjang kesejahteraan masyarakat Desa Pian Tengah dan Desa Mekar Jaya.
“Yang penting jembatannya terealisasi secepatnya demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Desa Pian Tengah dan Mekar Jaya untuk menuju ke kabupaten,” ujar Eko.
Menurutnya, akses yang aman sangat dibutuhkan warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun urusan administrasi ke pusat pemerintahan kabupaten.
”Dengan adanya pembangunan jembatan ini, nantinya akan memperlancar mobilitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Mustamin Bakri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang telah menganggarkan pembangunan Jembatan Sekunyam–Pian Tengah.
“Kita berterimakasih lah kepada pak gubenur karena sudah menganggarkan pembangunan jembatan sekunyam-pian tengah itu,” ujar Mustamin.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan jembatan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat dirinya melaksanakan kegiatan reses di Desa Pian Tengah dan Desa Mekar Jaya.
“Memang pada saat saya reses kemarin di Pian tengah dan Mekarjaya, dari berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat saya mengarahkan agar fokus terhadap perbaikan jembatan itu. Karena merupakan pintu masuk dan akses utama masyarakat menuju dua desa,” katanya.
Menurut Mustamin, hasil reses tersebut kemudian disampaikan kepada dinas terkait di Pemprov Kepri agar dimasukkan ke dalam program pembangunan.
“Nah dari hasil reses tersebut kita sampaikan ke dinas terkait di provinsi agar dimasukkan dalam program,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam program Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Provinsi Kepri sejak beberapa tahun lalu, namun sempat tertunda karena keterbatasan anggaran.
“Dan itu sudah dimasukkan dalam program dinas PUPR provinsi kepri beberapa tahun lalu, namun beberapa kali pending karena keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Mustamin juga mengatakan bahwa dirinya sempat mendampingi Gubernur Kepulauan Riau saat berkunjung ke Natuna untuk bertemu langsung dengan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah waktu kemarin pak gubernur turun ke Natuna saya dampingi untuk pertemuan dengan dua kades dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi langsung,” katanya.
Ia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera direalisasikan, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini masih terbatas.
“Selanjutnya kita kawal terus, supaya untuk Natuna diselesaikan dulu jembatan ini. Walaupun kondisi keuangan provinsi terbatas, tapi masih menjadi prioritas pak gubernur,” pungkasnya.MK-Nang
Redaktur : Munawir Sani
