bcf8b19865b57c13e7dca5a3905c56c645905423920261014

Masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsi air waduk secara langsung, baik untuk diminum maupun digunakan memasak, tanpa melalui proses pengolahan yang sesuai standar kesehatan. (Foto: ABH)

BATAM (marwahkepri.com) – Air Batam Hilir meminta masyarakat tak mengonsumsi air waduk secara langsung, baik untuk diminum maupun digunakan memasak, tanpa melalui proses pengolahan yang sesuai standar kesehatan.

Air waduk yang terlihat jernih belum tentu aman untuk dikonsumsi. Di balik tampilannya yang bersih, air waduk berpotensi mengandung bakteri, virus, parasit, hingga zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan manusia.

“Air waduk merupakan sumber air baku yang dapat mengalami pencemaran akibat berbagai faktor, mulai dari aktivitas manusia, limbah rumah tangga, hingga masuknya mikroorganisme dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut tidak selalu dapat dikenali hanya melalui warna, bau, atau kejernihan air,” jelas ABH dilihat dari laman Instagramnya, Jumat (16/10/2026).

Salah satu risiko utama adalah kontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit. Air yang tercemar dapat memicu gangguan kesehatan, seperti diare dan penyakit pencernaan lainnya. Paparan kontaminan tertentu juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang lebih serius, bergantung pada jenis dan tingkat pencemarannya.

Selain itu, perubahan kualitas air dapat ditandai dengan kondisi air yang keruh, berbau, atau mengalami perubahan warna. Namun, air yang tampak jernih dan tidak berbau pun belum tentu bebas dari kontaminan berbahaya. Karena itu, pemeriksaan kualitas air diperlukan untuk memastikan kelayakannya.

Baca Juga:  Kapolresta Sebut Bentrok di Setokok Dipicu Konflik Lahan, Penggunaan Senjata Tunggu Visum Korban

Masyarakat juga perlu memahami bahwa air yang aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tidak selalu aman untuk langsung diminum. Pengolahan air harus disesuaikan dengan jenis pencemar yang mungkin terkandung di dalamnya.

Untuk mengurangi risiko, warga disarankan menggunakan air dari sumber yang telah memenuhi persyaratan kualitas air bersih dan air minum. Jika menggunakan air waduk, pengolahan yang tepat serta pengujian kualitas air perlu dilakukan sebelum air dimanfaatkan untuk konsumsi.

Jangan terkecoh oleh kejernihan air. Memastikan sumber dan kualitas air sebelum mengonsumsinya merupakan langkah sederhana yang penting untuk melindungi kesehatan keluarga. (mun)

Redaktur: Munawir Sani