Tim SAR gabungan mengevakuasi ABK KM Kawal Jaya 9 yang ditemukan setelah tujuh hari pencarian di perairan Bintan, Kamis (5/11/2026). (Foto: Basarnas)
BATAM (marwahkepri.com) – Setelah tujuh hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan anak buah kapal (ABK) KM Kawal Jaya 9 yang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Utara Berakit, Kabupaten Bintan.
Korban bernama Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, ditemukan mengapung di sekitar perairan Pulau Nikoi, kawasan Trikora, Kamis (5/11/2026) pagi.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Pulau Nikoi.
“Pada pagi hari ini, tim SAR gabungan melalui nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Pulau Nikoi, Trikora, berhasil menemukan korban mengapung di sekitar perairan dan langsung dievakuasi,” kata Fazzli, Kamis (5/11/2026).
Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke Puskesmas Trikora sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga. Identitas korban juga dipastikan setelah dikonfirmasi kepada keluarga.
Dengan ditemukannya korban pada hari ketujuh pencarian, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Fazzli menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat nelayan yang turut membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini,” katanya.
Sebelumnya, kecelakaan laut terjadi di perairan Utara Berakit, Kabupaten Bintan, pada Jumat (30/10/2026) dini hari. KM Kawal Jaya 9, kapal penangkap ikan, dilaporkan mengalami tubrukan dengan kapal kargo.
Insiden tersebut menyebabkan Dinar (51) hilang setelah dilaporkan melompat ke laut. Sementara itu, 13 awak kapal lainnya berhasil selamat.
Fazzli sebelumnya mengatakan Kantor SAR Tanjungpinang menerima informasi kecelakaan tersebut melalui Com Center pada pukul 04.23 WIB.
KM Kawal Jaya 9 bersama 13 kru yang selamat kemudian dievakuasi dan ditarik merapat ke Pelabuhan Kawal. Kapal tersebut tiba sekitar pukul 09.03 WIB.
Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang selanjutnya diberangkatkan untuk melakukan pencarian terhadap korban. Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP Tanjung Uban, Polair Kepri, Pos AL Berakit, serta masyarakat nelayan setempat.
Pencarian dilakukan dengan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban serta sejumlah peralatan pendukung navigasi, medis, dan evakuasi. (YR)
Redaktur: Munawir Sani
