wakil-menteri-pertanian-wamentan-sudaryono-1758006460438_169

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (f: dtc)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

“Bapak Presiden memutuskan selaku pengganti Kepala BGN adalah Sudaryono, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, pelantikan Sudaryono dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional.

“Penggantinya akan direncanakan dilantik hari ini juga supaya proses atau tugas yang diemban BGN tidak terjadi kevakuman,” katanya.

Penunjukan tersebut dilakukan setelah Nanik S Deyang memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Melalui akun Facebook pribadinya, Nanik mengungkapkan dirinya telah berpamitan kepada Presiden Prabowo sebelum berangkat menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Dengan berat hati, akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat,” tulis Nanik.

Baca Juga:  Putra Sayuti Melik dan Cucu Haji Agus Salim Hidup di Kontrakan Sederhana, Berjuang Demi Kesembuhan

Ia menegaskan keputusan menjalani pengobatan di luar negeri bukan karena meragukan kemampuan tenaga medis di Indonesia, melainkan untuk memperoleh second opinion atas kondisi kesehatannya.

Nanik juga mengaku telah meminta maaf kepada Presiden Prabowo karena harus mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN demi memprioritaskan pemulihan kesehatannya.

Meski demikian, Nanik menyebut Presiden tetap menginginkannya berkontribusi dalam pengawasan Badan Gizi Nasional.

“Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya diminta menjadi ketua dewan pengawasnya,” ungkapnya.

Dengan penunjukan Sudaryono, diharapkan berbagai program strategis Badan Gizi Nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetap berjalan tanpa hambatan. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani