Anak minum air es. (f: istock)
JAKARTA (marwahkepri.com) – Anggapan bahwa minum es dapat membuat jantung anak “kaget” masih banyak dipercaya masyarakat. Namun, dokter spesialis jantung anak menegaskan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos dan tidak memiliki dasar medis.
Dokter Jantung Anak BraveHeart Brawijaya Hospital, dr. Anisa Rahmadhany, Sp.A., Subsp.Kardio, menjelaskan sensasi dingin atau rasa tidak nyaman sesaat setelah minum es memang bisa dirasakan seseorang. Meski demikian, kondisi tersebut tidak memengaruhi fungsi maupun kesehatan jantung anak.
“Jawabannya, mitos. Karena mungkin kalau minum es habis itu kayak ada rasa kaget gitu ya, sensasi. Cuma ini tentu saja tidak mempengaruhi jantung ya,” ujar dr. Anisa kepada detikcom, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, anak-anak tetap diperbolehkan mengonsumsi minuman dingin atau es selama jumlahnya tidak berlebihan.
“Jadi enggak apa-apa, boleh ya, asal porsinya tidak berlebihan untuk minum es,” jelasnya.
Dokter mengingatkan bahwa orang tua tidak perlu khawatir berlebihan terhadap konsumsi es pada anak selama diberikan dalam batas wajar. Yang lebih penting adalah memastikan anak tetap menjalani pola makan bergizi seimbang dan menjaga asupan gula agar tidak berlebihan.
Dengan demikian, minum es bukan penyebab jantung anak mengalami gangguan atau “kaget”. Sensasi dingin yang muncul hanya merupakan respons normal tubuh terhadap perubahan suhu dan tidak berdampak pada kerja jantung. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
