Tampilan aplikasi Microsoft Copilot on Windows di Microsoft Store setelah Microsoft mengubah nama resminya.
JAKARTA (marwahkepri.com) – Microsoft diam-diam mengubah nama aplikasi Copilot di Microsoft Store menjadi Microsoft Copilot on Windows. Meski terlihat sebagai perubahan sederhana, langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperjelas identitas layanan kecerdasan buatan (AI) miliknya di tengah semakin banyaknya produk dengan nama “Copilot”.
Perubahan tersebut tidak disertai pembaruan fitur maupun peningkatan kemampuan AI. Pengguna yang telah menginstal aplikasi itu juga tidak akan menemukan perbedaan selain nama aplikasi yang kini tampil lebih panjang di Microsoft Store.
Hingga saat ini, Microsoft belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan di balik pergantian nama tersebut.
Tidak Ada Fitur Baru
Berdasarkan pantauan, pembaruan ini hanya berfokus pada aspek penamaan.
Tidak ada model AI baru, peningkatan performa, perubahan lisensi, maupun perubahan cara kerja aplikasi. Seluruh fungsi Microsoft Copilot tetap berjalan seperti sebelumnya.
Dengan demikian, pengguna tidak perlu melakukan konfigurasi ulang atau mempelajari fitur baru setelah pembaruan tersebut.
Perjelas Identitas Produk
Selama beberapa tahun terakhir, Microsoft menghadirkan berbagai layanan AI dengan nama Copilot, seperti:
- Microsoft Copilot on Windows
- Microsoft 365 Copilot
- GitHub Copilot
- Security Copilot
- Copilot di Microsoft Edge
- Copilot versi web
Banyaknya produk dengan nama serupa kerap membuat pengguna kesulitan membedakan fungsi masing-masing layanan.
Dengan menambahkan embel-embel “on Windows”, Microsoft diduga ingin menegaskan bahwa aplikasi tersebut merupakan asisten AI yang memang dirancang khusus untuk sistem operasi Windows.
Langkah ini juga membedakannya dari Microsoft 365 Copilot yang ditujukan untuk produktivitas kerja, GitHub Copilot bagi pengembang perangkat lunak, maupun Copilot yang tersedia di browser Edge dan layanan web.
Diduga Permudah Pencarian
Selain memperjelas branding, perubahan nama tersebut juga diperkirakan bertujuan memudahkan proses pencarian di Microsoft Store.
Sebelumnya, ketika pengguna mengetik kata “Copilot”, hasil pencarian menampilkan banyak aplikasi dengan nama yang hampir sama sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan.
Kini, dengan nama Microsoft Copilot on Windows, pengguna dapat lebih mudah mengenali aplikasi yang memang diperuntukkan bagi perangkat Windows.
Meski demikian, hingga kini Microsoft belum memberikan konfirmasi resmi mengenai alasan perubahan nama tersebut. Perusahaan diperkirakan akan menjelaskan strategi branding barunya dalam waktu mendatang. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
