Screenshot_20261104_143659

LINGGA – Membangun generasi pemimpin masa depan tidak cukup hanya dengan membekali anak-anak melalui pendidikan akademik. Lebih dari itu, diperlukan penanaman karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian untuk mengambil peran sejak usia dini.

Semangat tersebut menjadi pesan utama yang disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga, Safaruddin, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Siswa Aktif dan Berprestasi (PELITA) di SMP Negeri 1 Lingga Utara, Rabu (4/11/2026).

Mengusung tema “Bangkit, Bergerak dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk mengenal lebih jauh arti kepemimpinan, menggali potensi diri, serta membangun kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi masa depan.

Di hadapan para siswa, Safaruddin menekankan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan, kekuasaan, ataupun kedudukan. Namun, kepemimpinan sejatinya dimulai dari kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri, bertanggung jawab, memberikan contoh yang baik, dan membawa pengaruh positif bagi orang lain.

“Seorang pemimpin tidak harus menunggu memiliki jabatan atau kedudukan. Jiwa kepemimpinan bisa dimulai dari diri sendiri, dari hal-hal sederhana seperti disiplin, bertanggung jawab, berani menyampaikan pendapat, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi tersebut.

Baca Juga:  Melihat, Mendengar, Lalu Bertindak: Maya Sari Penuhi Kebutuhan Rumah Singgah Warga Lingga di Batam

Ia juga mengajak para pelajar agar tidak pernah berhenti belajar dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, setiap anak mempunyai potensi dan kesempatan yang sama untuk berkembang, selama memiliki kemauan, keberanian, dan semangat untuk terus berusaha.

“Jangan takut untuk bermimpi besar dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Manfaatkan waktu di bangku sekolah untuk belajar, mengasah kemampuan, membangun karakter, dan berani mencoba hal-hal positif. Karena masa depan ditentukan oleh apa yang kita persiapkan mulai hari ini,” pesannya.

Suasana pelatihan berlangsung penuh antusias. Para siswa-siswi tampak bersemangat mengikuti setiap materi yang disampaikan. Tidak hanya mendengarkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi para pelajar untuk memahami bahwa kepemimpinan dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas, mulai dari organisasi sekolah, kegiatan belajar kelompok, hingga kehidupan bermasyarakat.

Melalui tema Bangkit, Bergerak dan Berdampak, Safaruddin mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pelajar yang mengejar prestasi bagi diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Polsek Bunguran Timur Gencarkan Patroli Cegah Karhutla di Natuna

Bangkit berarti memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri. Bergerak berarti berani mengambil langkah dan tidak hanya menunggu kesempatan datang. Sementara berdampak berarti mampu menghadirkan perubahan positif melalui tindakan nyata.

Kegiatan PELITA di SMPN 1 Lingga Utara diharapkan dapat menjadi salah satu wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa, sehingga tumbuh generasi muda yang aktif, berprestasi, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Sebab, pemimpin masa depan tidak lahir hanya dari ruang-ruang kekuasaan. Mereka tumbuh dari ruang kelas, ditempa melalui proses pendidikan, dibentuk oleh pengalaman, dan diperkuat dengan karakter serta tanggung jawab. (mk/willy)