Video viral memperlihatkan ibu hamil berdebat dengan petugas maskapai di konter check-in Bandara Hang Nadim Batam. (Foto: TikTok)
BATAM (marwahkepri.com) – Sebuah video memperlihatkan seorang ibu hamil diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari petugas maskapai saat proses check-in di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, viral di media sosial. Menanggapi hal itu, Citilink menyampaikan permohonan maaf dan memastikan tengah melakukan penelusuran.
Dalam video berdurasi 50 detik yang beredar, terlihat seorang perempuan berdebat dengan petugas konter check-in. Petugas konter juga terdengar meminta calon penumpang menghapus video yang sedang direkam.
“Hapus dulu, hapus dulu ya buk, kita bicara baik-baik,” ujar petugas dalam video viral.
Dalam keterangan video disebutkan, seorang ibu hamil 5 bulan mengaku dipersulit oleh petugas maskapai di konter check-in Bandara Hang Nadim Batam. Permasalahan diduga terkait kelebihan bagasi.
“Dalam kronologinya, diduga ia bersama rekannya telah membeli tiket melalui Traveloka dengan total sekitar Rp 2,4 juta, termasuk bagasi 30 kg dan kabin 7 kg untuk masing-masing penumpang. Saat check-in, koper bagasi mereka ditimbang dengan berat 28 kg, masih dalam batas yang ditentukan,” tulis keterangan video viral.
Masih berdasarkan keterangan tersebut, koper kabin penumpang yang berisi oleh-oleh diminta untuk ditimbang. Setelah dilakukan penimbangan, diketahui salah satu koper kabin mengalami kelebihan berat sekitar 8 kilogram.
“Untuk koper kabin, mereka sengaja membawanya ke dalam pesawat karena berisi cokelat dan oleh-oleh yang dikhawatirkan rusak jika dimasukkan ke bagasi. Namun setelah ditimbang, salah satu koper kabin memiliki kelebihan berat sekitar 8 kg. Mereka pun diminta keluar dari konter untuk melakukan wrapping dan kembali ke konter lain,” lanjut keterangan video.
Penumpang tersebut kemudian dikenakan biaya sebesar Rp 504 ribu. Namun situasi kembali memanas saat petugas lainnya meminta penumpang menimbang paper bag yang akan dibawa ke kabin.
“Setelah itu, mereka dikenakan biaya kelebihan bagasi sebesar Rp 504 ribu dan telah menyelesaikan pembayaran. Namun, situasi kembali memanas ketika salah satu pegawai, yang disebut bernama Mona, mempermasalahkan paper bag merek Charles & Keith yang berisi buah-buahan dan vitamin kehamilan,” tulis keterangan video viral.
“Tanpa diduga, tas tersebut juga diminta untuk ditimbang dan penumpang diminta kembali membeli tambahan bagasi. Hal ini membuat penumpang merasa dipersulit, terlebih dalam kondisi sedang hamil,” tambahnya.
Menanggapi kejadian viral tersebut, pihak Citilink melalui Corporate Secretary & CSR Group Head, Tashia Scholz, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Citilink menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang profesional dan ramah kepada setiap penumpang,” ujar Tashia dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).
Ia menyebut, pihak maskapai saat ini tengah melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memahami kronologi kejadian secara menyeluruh. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan standar layanan, Citilink akan melakukan evaluasi dan penanganan yang diperlukan.
“Citilink juga mengimbau seluruh penumpang untuk tetap mematuhi ketentuan bagasi yang berlaku guna menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan bersama,” ujarnya. MK-mun
Redaktur: Munawir Sani
