rumah-kontrakan-vk-di-kawasan-canggu-kuta-utara-badung-masih-dipasangi-garis-polisi

Rumah kontrakan VK di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, masih dipasangi garis polisi, Kamis (8/10/2026). (Foto: Agus Eka/detikBali)

BADUNG (marwahkepri.com) – Warga di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, digegerkan dengan penemuan jasad seorang warga negara (WN) Ukraina berinisial VK (40).

Korban ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Bambu Kuning Utama, Banjar Uma Buluh, Desa Canggu, pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.

Penemuan jasad tersebut bermula ketika tetangga mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban. Sebelumnya, warga sempat mencoba memanggil VK, tetapi tidak mendapat respons.

“Saat mau panggil korban enggak ada respons. Terus pas dicoba buka gerbangnya sudah kecium bau busuk,” ujar salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi, Kamis (8/10/2026).

Warga Temukan Jasad di Balik Pintu

Setelah mencium bau menyengat, warga bersama tetangga korban melaporkan kondisi tersebut kepada pengurus perumahan, pecalang, dan Linmas desa.

Petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Polisi selanjutnya mengevakuasi jasad VK ke RSUP Prof Ngoerah atau RS Sanglah Denpasar menggunakan ambulans Puskesmas Kuta Utara.

Baca Juga:  Staf Hostel di Mandalika Ditahan, Diduga Perkosa Turis Inggris di Pantai Seger

Menurut keterangan warga, kondisi jasad korban sudah mengalami pembusukan. Posisi korban ditemukan terlentang di dekat pintu masuk rumah.

“Kondisi pintunya seperti terganjal. Posisi mayatnya terlentang di balik pintu, sudah agak membusuk,” kata tetangga korban.

Sudah Lama Tinggal di Canggu

VK diketahui telah menempati rumah kontrakan tersebut selama beberapa tahun. Warga menyebut korban memang tidak terlalu sering berinteraksi dengan lingkungan sekitar, tetapi masih bersosialisasi dan dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

Salah seorang warga mengatakan VK diperkirakan sudah tinggal di kawasan tersebut sejak sebelum pandemi COVID-19.

“Dia sudah lumayan lama tinggal di sini. Kalau enggak salah sebelum COVID-19 sudah dan bisa bahasa Indonesia. Tapi memang beberapa hari terakhir tidak pernah kelihatan keluar rumah sama sekali,” ujar warga lainnya.

Kasi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari mengatakan penemuan korban juga diketahui oleh seorang temannya asal Prancis berinisial PK (53).

PK disebut datang ke rumah tersebut karena hendak mengambil anjing. Saat itu, saksi bersama warga dan pecalang kemudian mengecek kondisi rumah hingga menemukan jasad VK.

Baca Juga:  Siswi SMK di Tanjungpinang Diduga Jadi Korban Asusila Oknum Guru

“Saksi dan warga, pecalang mengecek ke dalam rumah. Saat itu pintu rumahnya tidak terkunci dan mayat korban ditemukan di dekat pintu masuk keadaan membusuk,” kata Yuni.

Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian VK. Polisi juga belum memberikan keterangan mengenai perkiraan waktu korban meninggal dunia.

Rumah kontrakan tempat korban ditemukan sementara telah dipasangi garis polisi. Bangunan sederhana bernuansa Bali tersebut masih dalam penanganan petugas untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kondisi serta penyebab kematian WN Ukraina tersebut. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani