Sekda Natuna Boy Wijanarko saat mengadakan rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Kamis (01/10/2026) di kantor Bupati Natuna. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko Varianto, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten Natuna agar berhati-hati menggunakan layanan pinjaman online (pinjol).
Hal ini ditegaskan Boy Wijanarko saat mengadakan rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Kamis (01/10/2026) di kantor Bupati Natuna.
Ia mengingatkan para ASN agar tidak terjebak dalam persoalan pinjaman yang dapat berdampak terhadap kehidupan maupun lingkungan kerja.
Boy mengatakan, dengan melakukan peminjaman online ada risiko yang dapat muncul dari penggunaan secara tidak bijak.
“Hati hati teman teman untuk melakukan pinjol, kalau terpaksa harus minjam pinjol upayakan pinjol yang berada dibawah pengawasan OJK,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para ASN agar mempertimbangkan secara matang sebelum melakukan pinjaman, termasuk memahami kemampuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran.
Menurutnya, persoalan yang ditimbulkan oleh pinjaman pribadi dapat berimbas pada orang lain jika tidak dikelola dengan baik.
“Antisipasi teman ASN jangan sampai pinjam pinjam, siapa yang berbuat saya kena getahnya, saya ditelpon tanya macam macam,” katanya.
Ia berharap ASN dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan tidak mengambil pinjaman tanpa mempertimbangkan kemampuan membayar. (nang)
Redaktur: Munawir Sani
