Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna, Syafartidah Jarmin, melantik sejumlah Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, di aula lantai II kantor Bupati Natuna, Kamis (01/10/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna, Syafartidah Jarmin, melantik sejumlah Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, di aula lantai II kantor Bupati Natuna, Kamis (01/10/2026).
Delapan Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik masing-masing berasal dari Kecamatan Serasan, Bunguran Selatan, Batubi, Bunguran Utara, Suak Midai, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, dan Bunguran Barat.
Syafartidah mengatakan, jabatan Ketua TP PKK Kecamatan melekat dengan jabatan suami sesuai regulasi yang berlaku. Karena itu, pergantian camat juga diikuti dengan pergantian kepemimpinan TP PKK di tingkat kecamatan.
“Berdasarkan regulasi berlaku jabatan melekat berdasarkan jabatan suami, mau tidak mau sekalian harus dapat mengemban,” katanya.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut dilaksanakan seiring dengan pelantikan camat baru di sejumlah kecamatan. Dengan demikian, estafet kepemimpinan TP PKK dapat segera diserahkan kepada pengurus yang baru.
Menurut Syafartidah, setiap kecamatan memiliki kondisi, potensi daerah dan kebutuhan yang berbeda. Hal tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja PKK.
Ia menyebut TP PKK Kecamatan memiliki peran penting karena menjadi salah satu ujung tombak organisasi dalam menjangkau pelaksanaan program PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Tim PKK kecamatan adalah Salah satu lini penting sebagai ujung tombak yang akan menyentuh PKK di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa,” tambahnya.
Syafartidah berharap setelah dilantiknya para Ketua TP PKK Kecamatan, seluruh struktur organisasi dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik sesuai peran masing-masing.
“besar harapan kami seluruh struktur pengurus organisasi dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Pemerintah Kabupaten Natuna Khaidir mengatakan, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia serta kemampuan masyarakat membangun kehidupan yang mandiri dan sejahtera.
“Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur tapi juga dari kualitas sumber daya manusia hingga kehidupan mandiri dan sejahtera,” jelasnya.
Menurut Khaidir, TP PKK Kecamatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Karena itu, ia meminta para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memastikan keberadaan organisasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Karena itu saya berharap kepada tim PKK kecamatan agar dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggungjawab,” sebutnya.
Khaidir juga menekankan agar pelaksanaan program PKK tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi benar-benar diimplementasikan sehingga memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat.
Selain itu, ia mendorong penguatan sinergi antara TP PKK Kecamatan dengan pemerintah kecamatan serta TP PKK Kabupaten Natuna.
“Pentingnya sinergi antara PKK kecamatan dan kecamatan, bangun komunikasi yang baik dengan kecamatan dan PKK kabupaten,” kata Khaidir. (nang)
Redaktur: Munawir Sani
