Petugas melakukan penanganan dan olah TKP setelah seorang pria ditemukan meninggal di rumahnya di Bukit Cermin, Tanjungpinang, Selasa (18/8/2026) malam. (Foto: YR)
TANJUNGPINANG (marwahkepri.com) – Seorang pria berinisial HS (58) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Bukit Cermin Gang Diana, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Selasa (18/8/2026) malam. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui berinisial HS (58), warga Jalan Bukit Cermin Gang Diana.
Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan sekitar pukul 19.25 WIB. Saat itu, keponakan korban datang ke rumah untuk mengantarkan koper.
Setibanya di rumah, pintu dalam keadaan terkunci. Saksi kemudian berhasil masuk ke dalam rumah dan memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban.
Saksi selanjutnya membuka pintu kamar korban. Saat itu, saksi mencium bau tidak sedap dan menemukan korban dalam keadaan terbaring di atas kasur.
Korban kemudian diketahui telah meninggal dunia. Saksi selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan menghubungi keluarga korban.
Personel Polsek Tanjungpinang Barat bersama Piket Pamapta Polresta Tanjungpinang tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB. Tim Identifikasi Polresta Tanjungpinang kemudian tiba sekitar pukul 21.15 WIB dan melakukan olah TKP.
Hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi tidak menemukan bekas luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, pemeriksaan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi sekitar pukul 21.42 WIB menggunakan ambulans menuju RSUP Provinsi Kepulauan Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu M. Bangun mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Personel di lapangan juga melakukan langkah-langkah sesuai prosedur untuk memastikan situasi tetap aman serta mengungkap fakta terkait kejadian tersebut,” ujarnya.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan lokasi, melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Tanjungpinang, serta melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saudara Suwarto yang merupakan abang kandung korban mengatakan terakhir kali bertemu dengan HS pada Minggu (16/8/2026).
“Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih dilakukan guna memastikan penyebab meninggalnya korban,” pungkasnya. (YR)
Redaktur: Munawir Sani
