Foto bersama Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, usai diskusi dengan Pengurus SMSI Provinsi Kepulauan Riau di Kantor PLN Batam, Batam Center, Selasa (29/9/2026).(f.ist)
BATAM (marwahkepri.com) – Warga Batam dalam waktu dekat bakal memiliki pilihan baru untuk mengakses layanan kelistrikan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan PLN Batam.
Melalui aplikasi bright by PLN Batam, sejumlah kebutuhan pelanggan mulai dari pemasangan listrik baru, penambahan daya hingga penyampaian pengaduan direncanakan dapat dilakukan secara digital.
Rencana pengembangan layanan tersebut disampaikan Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, saat menerima dan berdiskusi bersama Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau di Kantor PLN Batam, Batam Center, Selasa (29/9/2026).
Yoga mengatakan, aplikasi bright by PLN Batam saat ini tengah dipersiapkan untuk menjadi salah satu kanal pelayanan yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan.
“Dalam waktu dekat pelanggan atau warga Batam bisa langsung melakukan pemasangan baru melalui aplikasi. Begitu juga dengan pengaduan atau keluhan warga atau pelanggan bisa langsung melalui aplikasi,” ujar Yoga.
Pemasangan Baru dan Tambah Daya Jadi Layanan Digital
Menurut Yoga, digitalisasi pelayanan tersebut diharapkan dapat membuat proses pengurusan kebutuhan kelistrikan menjadi lebih praktis.
Pelanggan nantinya tidak hanya dapat mengajukan pemasangan baru, tetapi juga mengurus kebutuhan penambahan daya melalui aplikasi. Kanal digital tersebut juga dipersiapkan untuk menerima laporan maupun keluhan dari masyarakat.
Dengan demikian, masyarakat memiliki alternatif pelayanan yang tidak mengharuskan mereka mendatangi kantor PLN Batam untuk setiap kebutuhan layanan.
Meski demikian, Yoga menyebut masih terdapat fitur yang belum tersedia di bright by PLN Batam. Salah satunya adalah pembayaran tagihan listrik.
“Untuk pembayaran tagihan melalui aplikasi bright by PLN Batam, untuk sementara belum tersedia. Namun untuk ke depannya pembayaran tagihan listrik cukup di bright by PLN Batam,” katanya.
Artinya, untuk tahap awal, aplikasi lebih diarahkan pada sejumlah kebutuhan pelayanan pelanggan. Sementara fitur pembayaran tagihan masih menjadi bagian dari pengembangan layanan ke depan.
PLN Batam dan SMSI Bahas Perkembangan Teknologi
Dalam pertemuan tersebut, Yoga didampingi Asisten Manager Komunikasi PLN Batam Furqon dan staf Komunikasi PLN Batam, Ricky.
Sementara rombongan SMSI Kepri dipimpin Ketua SMSI Kepri Rinaldi Samjaya. Ia hadir bersama Sekretaris SMSI Kepri Zabur Anjasfianto serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Daerah dan Pendataan, Anwar Saleh Harahap.
Turut hadir Penasihat SMSI Kepri Parna E. Simarmata dan Deka Hartati dari Seksi Perempuan, Sosial dan Budaya SMSI Kota Batam.
Selain membahas rencana digitalisasi pelayanan PLN Batam, pertemuan tersebut juga menjadi forum silaturahmi sekaligus diskusi mengenai perubahan yang terjadi akibat perkembangan teknologi digital.
Rinaldi menilai perkembangan teknologi telah mengubah pola pelayanan kepada masyarakat sekaligus memengaruhi cara kerja industri media.
“Teknologi terus berkembang dan masyarakat membutuhkan pelayanan yang semakin cepat, mudah dan transparan. Digitalisasi pelayanan seperti yang sedang dipersiapkan PLN Batam tentu menjadi bagian dari perubahan tersebut,” ujar Rinaldi.
Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diikuti dengan komunikasi dan kolaborasi antara dunia usaha, media dan masyarakat. Hal tersebut dinilai penting agar pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
AI Ikut Jadi Bahasan dalam Pertemuan
Diskusi antara PLN Batam dan SMSI Kepri juga tidak hanya membahas pelayanan kelistrikan berbasis digital.
Perkembangan artificial intelligence (AI) turut menjadi salah satu topik yang dibicarakan, terutama berkaitan dengan perubahan pola kerja di industri media.
Pemanfaatan AI dinilai membawa tantangan sekaligus peluang baru bagi dunia jurnalistik. Karena itu, penggunaan teknologi tersebut tetap perlu disertai pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik.
Pembahasan tersebut mencakup perubahan pola kerja jurnalis di tengah perkembangan teknologi, tantangan yang muncul bagi media massa serta pentingnya menggunakan perangkat digital secara bijak.
Pertemuan PLN Batam dan SMSI Kepri pun berlangsung dalam suasana diskusi dan silaturahmi. Selain mempererat komunikasi antara kedua pihak, forum tersebut menjadi ruang bertukar pandangan mengenai perkembangan teknologi dan penerapannya dalam pelayanan publik maupun dunia media. MK-hk
Redaktur : Munawir Sani
