Foto: Ilustrasi kecelakaan pesawat. (Istockphoto/Kesu01)
JAKARTA (marwahkepri.com) – Sebuah pesawat kargo jenis Boeing 737 milik maskapai K2 Airways dilaporkan hilang kontak saat menuju Karachi, Pakistan, Selasa (7/7/2026) malam waktu setempat. Pesawat diduga jatuh ke Laut Arab setelah melaporkan gangguan pada sistem navigasi dan mengalami perubahan ketinggian yang tidak wajar sebelum akhirnya menghilang dari radar.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat yang lepas landas dari Sharjah, Uni Emirat Arab, membawa lima awak dan diduga jatuh di perairan sebelah barat daya Karachi.
Otoritas penerbangan Pakistan langsung mengerahkan operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan berbagai instansi untuk mencari keberadaan pesawat beserta seluruh awaknya.
Menurut keterangan otoritas bandara Pakistan, pesawat sempat melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi sekitar pukul 21.18 waktu setempat ketika sedang dalam perjalanan menuju Karachi.
Petugas pengatur lalu lintas udara (Air Traffic Control/ATC) kemudian berupaya memberikan panduan kepada awak pesawat. Namun, sekitar tiga menit kemudian, radar menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara cepat disertai perubahan arah yang tajam sebelum komunikasi terputus.
Saat hilang kontak, pesawat diketahui berada sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi, tepatnya di atas Laut Arab.
Data Pelacakan Tunjukkan Penurunan Tak Wajar
Data Flightradar24 mencatat pesawat sempat mengalami penurunan sekitar 5.000 kaki atau sekitar 1.524 meter dalam waktu kurang dari satu menit.
Beberapa detik kemudian pesawat kembali naik sekitar 6.000 kaki sebelum akhirnya menukik tajam dari ketinggian 36.550 kaki atau sekitar 11.140 meter.
Titik data terakhir memperlihatkan pesawat berada di ketinggian sekitar 1.100 kaki atau 335 meter di atas permukaan laut dengan laju penurunan vertikal mencapai minus 22.400 kaki per menit atau sekitar 6.827 meter per menit. Angka tersebut dinilai sangat tidak normal untuk sebuah penerbangan komersial.
Flightradar24 menyebut data yang tersedia mengindikasikan adanya kemungkinan kecelakaan. Namun, pihaknya juga mencatat adanya gangguan pada sistem Global Navigation Satellite System (GNSS) sesaat setelah pesawat lepas landas dari Sharjah yang dapat memengaruhi akurasi pelacakan.
Pesawat Berusia 27 Tahun
Berdasarkan catatan penerbangan, Boeing 737 tersebut diproduksi pada 1999 dan awalnya beroperasi sebagai pesawat penumpang sebelum dimodifikasi menjadi pesawat kargo pada 2012.
Hingga kini penyebab pasti hilangnya pesawat masih dalam penyelidikan, sementara operasi pencarian terhadap pesawat dan lima awak yang berada di dalamnya terus dilakukan oleh otoritas Pakistan. MK-dtc
Redaktur : Munawir Sani
