Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Batam, Anto Eka Purwadi, memberikan arahan saat pembukaan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bagi petugas pelayanan. (f: hum)
BATAM (marwahkepri.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menggelar Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Batam dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Ismail Saleh Lapas Batam tersebut dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Batam, Anto Eka Purwadi, dan diikuti petugas yang bertugas di layanan kunjungan, layanan terpadu, layanan integrasi, serta unit pelayanan publik lainnya.
Dalam sambutannya, Anto Eka Purwadi menegaskan bahwa pelayanan prima merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. Karena itu, seluruh petugas dituntut memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, humanis, transparan, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
“Seperti diketahui juga bahwa kami telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2024. Terkait pelayanan publik, sudah seharusnya kami mereviu dan menyegarkan kembali petugas-petugas layanan kami melalui penguatan pelayanan prima,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, narasumber dari BRI menyampaikan materi mengenai budaya pelayanan prima, mulai dari pentingnya membangun kesan pertama yang positif, komunikasi yang efektif, penanganan keluhan masyarakat, hingga penerapan prinsip 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun dalam setiap pelayanan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi petugas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan aktif berdiskusi mengenai strategi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui sosialisasi ini, Lapas Batam berharap seluruh petugas, khususnya yang berada di garda terdepan pelayanan, semakin mampu memberikan layanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Batam dalam mendukung reformasi birokrasi serta memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. MK-mun
Redaktur : Munawir Sani
