Direktur Perumda Air Minum Tirtanusa Natuna, Zaharuddin saat dikonfirmasi di reservoar Bukit Berangin, Sabtu, 19 Juli 2026. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Perumda Air Minum Tirtanusa Natuna segera mengoperasikan Embung Sebayar sebagai sumber pasokan air baku tambahan guna mengatasi krisis air bersih yang kerap terjadi di wilayah Ranai, terutama saat musim kemarau.
Direktur Perumda Air Minum Tirtanusa Natuna, Zaharuddin, mengatakan, pemanfaatan Embung Sebayar menjadi langkah strategis untuk memperkuat distribusi air bersih kepada masyarakat.
”Akan segera kita manfaatkan, apalagi sekarang ini di wilayah Ranai sudah sistem bergilir,” ujarnya, Sabtu, 19 Juli 2026 saat dikonfirmasi di reservoar Bukit Berangin.
Menurut Zaharuddin, setelah pelaksanaan uji kapasitas selesai, pihaknya akan segera mengoperasikan embung tersebut agar manfaat pembangunan yang telah dilakukan dapat segera dirasakan masyarakat.
”Maka setelah melakukan uji kapasitas ini, secepatnya akan kami operasikan agar pembangunan Embung Sebayar ini dirasakan masyarakat manfaatnya,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pengujian menunjukkan kapasitas pasokan air dari Embung Sebayar mampu mencapai lebih dari 50 liter per detik, sesuai bahkan melampaui target perencanaan.
Dengan kapasitas tersebut, Embung Sebayar diperkirakan mampu melayani lebih dari 5.000 pelanggan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban sistem distribusi air bersih yang saat ini masih diberlakukan secara bergilir di sejumlah wilayah Ranai.
Keberadaan Embung Sebayar sendiri dibangun sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih di Kabupaten Natuna.
Dengan segera beroperasinya fasilitas tersebut, pasokan air bagi masyarakat diharapkan menjadi lebih stabil, khususnya pada musim kemarau ketika debit sumber air utama mengalami penurunan. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
