Petugas gabungan menangani kebakaran Gudang Besi Tua RR Jaya di Komplek Orchid Mas, Batu Ampar, Sabtu (5/9/2026). (Foto: mun)
BATAM (marwahkepri.com) – Gudang Besi Tua RR Jaya di Ruko Komplek Orchid Mas Blok A Nomor 20-21, Kelurahan Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah oleh dua karyawan gudang sebelum api merambat ke drum berisi oli bekas dan tumpukan barang bekas.
Personel Polsek Batu Ampar bersama jajaran Polresta Barelang dan Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Batam langsung melakukan penanganan terhadap kebakaran tersebut.
Enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil Water Cannon Sat Samapta Polresta Barelang dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api dan mengamankan lokasi.
Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, S.I.K., M.Si., selaku penanggung jawab wilayah, turut mengoordinasikan penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga bermula ketika dua karyawan gudang, Adrianus Sugiola dan Rudiansah, membakar sampah di bagian belakang gudang.
Sampah yang dibakar berupa bekas kaleng cat dan karet bekas yang berada di sekitar lokasi. Setelah menyalakan api, keduanya meninggalkan lokasi sementara untuk minum kopi sehingga api diduga tidak terpantau.
“Api kemudian diduga merambat hingga mengenai drum berisi oli bekas yang berada di sekitar titik pembakaran. Ledakan dari drum tersebut membuat kobaran api semakin besar dan menyambar tumpukan barang bekas di bagian depan ruko,” jelas kapolsek.
Kondisi tersebut menyebabkan gudang besi tua dipenuhi api dalam waktu singkat sehingga membutuhkan penanganan intensif dari petugas pemadam kebakaran.
Dari pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar R p40 juta. Kerugian tersebut berasal dari sejumlah barang bekas yang terbakar di dalam dan sekitar gudang.
Petugas juga melakukan proses pendinginan setelah api berhasil dikendalikan guna memastikan tidak terdapat titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Polresta Barelang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di lokasi yang terdapat bahan mudah terbakar seperti oli bekas, karet dan limbah lainnya.(mun)
Redaktur: Munawir Sani
