Calon jemaah haji Embarkasi Batam mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026. (Foto: MC Riau)
BATAM (marwahkepri.com) – Calon jemaah haji Embarkasi Batam dijadwalkan mulai berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Hang Nadim pada 22 April 2026. Sebanyak 11.114 jemaah dan petugas dari empat provinsi akan diberangkatkan dalam 25 kloter.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan keberangkatan kloter pertama sesuai jadwal resmi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Sesuai dengan rencana jadwal resmi dari Kementerian Haji dan Umrah, jemaah kloter pertama dijadwalkan masuk asrama pada 21 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Madinah keesokan harinya,” kata Syahbudi, Kamis (9/4/2026).
Syahbudi menyebut persiapan Asrama Haji Batam telah memasuki tahap final dan siap menyambut ribuan jemaah dari empat provinsi.
Keberangkatan calon jemaah haji tahun ini terbagi dalam 25 kloter. Proses masuk asrama dimulai pada 21 April dan berakhir pada 20 Mei 2026.
“Kloter 1 asal Kepulauan Riau (Kepri) akan menjadi pembuka. Mereka berangkat dari Bandara Hang Nadim menuju Madinah pada 22 April menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5399,” jelasnya.
Syahbudi menjelaskan Embarkasi Batam melayani keberangkatan jemaah dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Provinsi Riau menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan total 5.084 orang yang tergabung dalam Kloter 3 hingga Kloter 12 serta sebagian Kloter 25. Disusul Kalimantan Barat sebanyak 4.504 jemaah yang masuk dalam Kloter 14 hingga Kloter 24 serta sebagian Kloter 18.
Sementara Kepulauan Riau mengirimkan 1.085 jemaah yang masuk dalam Kloter 1, 2, serta sebagian Kloter 18 dan 25. Adapun Jambi menyumbang 441 jemaah yang seluruhnya tergabung dalam Kloter 13.
“Total jemaah beserta petugas yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam mencapai 11.114 orang,” ujarnya.
Syahbudi menambahkan proses pemulangan jemaah atau debarkasi dijadwalkan dimulai pada 1 Juni 2026. Kloter 1 diperkirakan tiba kembali di Indonesia pada tanggal tersebut setelah perjalanan dari Jeddah.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon jemaah untuk menjaga kesehatan fisik mengingat jadwal keberangkatan yang sudah sangat dekat. Pastikan seluruh dokumen perjalanan sudah siap,” ujarnya. MK-mun
Redaktur: Munawir Sani
