Sudirman, Ketua pedagang kaki lima di Pantai Piwang Natuna mengeluhkan turunnya pendapatan dalam setahun terakhir.
NATUNA (marwahkepri.com) – Kondisi ekonomi yang dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Natuna disebut semakin berat.
Sejumlah pedagang kaki lima di kawasan wisata Pantai Piwang mengaku pendapatan mereka terus merosot dalam beberapa waktu terakhir.
Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima (Sripanglima) Natuna, Sudirman, akrab disapa Bujang, mengungkapkan bahwa penurunan pendapatan pedagang sangat terasa dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Kalau dulu, waktu covid-19, pendapatan sehari malah capai 500 ribu sehari, tapi sekarang jangankan 500 ribu, 100 ribu aja ngap-ngapan susah bang,” keluh Pak Bujang, Jumat malam (6/3/2026).
Menurutnya, berbagai program bantuan pemerintah sebenarnya sudah ada, salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, ia menilai program tersebut belum sepenuhnya efektif membantu pelaku usaha kecil di lapangan.
Bujang berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk membantu para pelaku UMKM yang saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi.
Keluhan serupa juga disampaikan salah satu pedagang kaki lima di Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Rogayah (42). Ia mengaku penghasilan dari berjualan tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan keluarga.
Dalam setahun terakhir, pendapatan yang diperolehnya dari berdagang mengalami penurunan drastis.
Sebagai orang tua tunggal dengan dua anak yang masih bersekolah di tingkat SMP dan Madrasah Aliyah Negeri 1 Natuna, Rogayah mengaku terpaksa mencari pinjaman demi menutup kebutuhan sehari-hari.
“Jadi begitulah bang ceritanya, saya harus cari tempat pinjam uang dan harus gali lobang tutup lobang,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi pelaku UMKM, terutama pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan harian.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna belum berhasil dikonfirmasi.MK-Nang
Redaktur : Munawir Sani
