Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban kapal tugboat TB ASL Mega yang terbalik di perairan Tanjung Uncang, Jumat (6/3/2026). (Foto: Basarnas Tanjungpinang).
BATAM (marwahkepri.com) – Ditpolairud Polda Kepri melakukan penyelidikan terkait penyebab terbaliknya kapal tugboat TB ASL Mega di perairan kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Kota Batam, Jumat (6/3/2026).
Peristiwa ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia, satu selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal serta membantu proses pencarian korban.
“Betul, kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara. Saat ini kami melakukan pencarian korban dan pendataan terhadap para korban,” kata Andyka, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan terdapat lima orang yang berada di atas kapal TB ASL Mega saat kejadian.
“Data sementara tiga meninggal dunia, satu selamat dan satu masih dalam pencarian,” ujarnya.
Polisi juga akan meminta keterangan dari korban selamat guna mengetahui kronologi kejadian.
“Saat ini kami sedang menuju rumah sakit untuk meminta keterangan dari korban yang selamat terkait kejadian tersebut,” ujarnya.
Proses penyelidikan masih terus dilakukan sembari menunggu perkembangan dari proses pencarian korban yang masih hilang.
“Kalau sudah ada perkembangan lengkap nanti kami sampaikan,” ujarnya. MK-mun
Redaktur: Munawir Sani
