Ilustrasi korban pemerkosaan. (Foto: ai)
TANJUNGPINANG(marwahkepri.com) – Kasus dugaan tindak asusila yang melibatkan seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), memasuki tahap penyidikan.
Korban diduga mengalami tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum guru yang mengajar di sekolahnya. Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Polresta Tanjungpinang setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tanjungpinang, Ipda Joshua Bakara, mengatakan penyidik telah meningkatkan status penanganan perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
“Kasus ini sudah naik status, tinggal penetapan tersangka. Untuk usia pelaku paruh baya. Dia adalah oknum PPPK,” ujar Joshua, seperti dikutip dari tribunbatam Rabu (26/8/2026).
Dari pemeriksaan sementara, dugaan peristiwa tersebut terjadi pada April 2026. Saat itu, korban disebut diajak oleh terduga pelaku untuk bepergian menggunakan mobil di kawasan Tanjungpinang.
Dalam perjalanan tersebut, tindakan yang diduga melanggar hukum terjadi ketika korban berada di dalam kendaraan.
Joshua menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung di luar waktu kegiatan belajar mengajar.
Setelah kejadian, korban kemudian menyampaikan apa yang dialaminya kepada orang tua. Pihak keluarga selanjutnya melaporkan dugaan peristiwa tersebut kepada Polresta Tanjungpinang untuk diproses secara hukum.
Penyidik juga menemukan adanya dugaan ketertarikan dari terduga pelaku terhadap korban. Hubungan keduanya diketahui merupakan hubungan antara guru dan murid.
Terduga pelaku disebut merupakan seorang pria yang berstatus duda dan sebelumnya pernah menikah.
Akibat kejadian tersebut, kondisi psikologis korban saat ini disebut mengalami trauma.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dan alat bukti yang diperlukan.
Penyidik memastikan informasi lebih lengkap mengenai perkara tersebut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan berjalan lebih lanjut.
“Kasus ini sedang kami dalami terlebih dahulu. Akan kami sampaikan ke publik, identitas dan kronologi lengkapnya,” kata Joshua. MK-tb
Redaktur : Munawir Sani
