Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai, Wahyu Purwanto, menyerahkan bantuan beras kepada warga Desa Tapau, Selasa (11/8/2026). (f: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar bakti sosial di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diisi dengan pembagian bantuan beras kepada masyarakat. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai, Wahyu Purwanto, hadir langsung bersama jajaran dalam kegiatan tersebut.
Bakti sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Kantor Imigrasi Ranai terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara instansi pemerintah dengan warga.

Kepala Kantor Imigrasi Ranai, Wahyu Purwanto, mengatakan, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
Wahyu Purwanto berharap, kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
”Kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis di Kabupaten Natuna,” ujar Wahyu.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa 81 karung beras kepada masyarakat Desa Tapau.

Masyarakat menyambut baik kepedulian Kantor Imigrasi Ranai dalam momentum peringatan kemerdekaan tahun ini.
Antusiasme warga sekaligus menjadi gambaran terjalinnya hubungan yang baik antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai dengan masyarakat Desa Tapau.
Melalui kegiatan tersebut, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. MK-nang
Redaktur : Munawir Sani
