aman

Pembangunan pengamanan pantai di Pulau Kepala, salah satu pulau terluar di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Pembangunan pengamanan pantai di Pulau Kepala, salah satu pulau terluar di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah mencapai progres sekitar 60 persen. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV Kepulauan Riau menargetkan pekerjaan tersebut selesai pada 2026.
‎
‎Kepala BWSS IV Kepri, Nedi, mengatakan proyek pengamanan pantai itu menjadi bagian dari upaya melindungi kawasan pesisir di pulau terluar yang berbatasan dengan negara lain.
‎
‎“Kalau yang di Pulau Kepala sendiri target kita tahun ini selesai. Itu proyek pengaman pantai untuk pulau terluar karena itu berbatasan dengan batas negara, sekarang progresnya sudah mencapai 60 persen,” kata Nedi, Senin, 26 Oktober 2026 di kantor Bupati Natuna.
‎
‎Ia menjelaskan, pekerjaan konstruksi masih berlangsung dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target tahun ini. Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sekitar Rp80 miliar, dengan nilai kontrak pekerjaan sekitar Rp70 miliar.
‎
‎“Ini terus berjalan dan insyaallah bisa tuntas untuk kegiatan yang tahun ini. Pagu anggarannya Rp 80 miliar dan yang terkontrak sekitar Rp 70 miliar sudah berjalan,” ujarnya.
‎
‎Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan pentingnya pembangunan pengamanan pantai untuk menjaga keberadaan pulau-pulau terluar di wilayah Natuna. Menurutnya, ancaman abrasi perlu diantisipasi agar wilayah pesisir tidak terus terkikis.
‎
‎“Ini sangat penting karena ini adalah pulau-pulau terluar di daerah kita, jangan sampai terjadi abrasi dan lama kelamaan hilang karena kita adalah daerah perbatasan,” kata Cen Sui Lan.
‎
‎Ia juga berharap dukungan program dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui BWSS Kepri dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di Natuna.
‎
‎“Harapan dari kita tentunya program-program dari SDA bisa lebih maksimal lagi dari saat ini,” ujarnya.
‎
‎Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan BWSS Kepri atas dukungan pembangunan yang diberikan kepada Kabupaten Natuna.
‎
‎“Tetapi yang diberikan dari Dirjen SDA melalui BWSS sudah sangat luar biasa kepada Natuna, nilai mencapai 100 miliar, Pemkab Natuna mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU dan BWSS yang sudah sangat men-support kegiatan-kegiatan di Natuna,” tuturnya.
‎
‎Pembangunan pengamanan pantai tersebut diharapkan dapat membantu melindungi kawasan pesisir Pulau Kepala, sekaligus mendukung upaya menjaga wilayah perbatasan Indonesia di Kabupaten Natuna. (nang)

Baca Juga:  Karyawan PT Panasonic Tak Lagi Boleh Parkir di Bahu Jalan

Redaktur: Munawir Sani