Presiden Prabowo Subianto pidato di rapat paripurna DPR terkait MBG

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna di Gedung DPR/MPR, Rabu (20/5/2026). (Foto; CNBC)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Presiden Prabowo Subianto meminta persoalan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan segera ditangani. Presiden menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) agar pasokan listrik kembali normal secepatnya.

Arahan tersebut disampaikan usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

“Yang kami harus akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik. Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik,” kata Bahlil.

Bahlil menegaskan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan energi. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari PLN, gangguan terjadi karena proses pemeliharaan dan kendala pada sistem kelistrikan.

“Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah. Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa, konon cerita, dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga,” ujarnya.

Baca Juga:  Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Airlangga: RI Ikut Susun Tata Kelola AI Dunia

Ia memastikan Kementerian ESDM bersama PLN berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu dekat.

“Tapi kami akan selesaikan dalam waktu dekat,” tegasnya.

Sebelumnya, masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang berlangsung selama beberapa hari.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng), Iwan Soelistijono, menjelaskan pemadaman bukan disebabkan kekurangan pasokan listrik, melainkan gangguan teknis pada beberapa pembangkit yang terhubung dalam Sistem Interkoneksi Kalimantan.

Menurutnya, gangguan bermula setelah generator di PLTU Asam-Asam mengalami kerusakan. Selain itu, dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) juga mengalami kebocoran pada pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan pasokan daya ke sistem menurun.

“Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi terbatas. Untuk menjaga keamanan dan kestabilan sistem kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban secara terbatas dan terukur pada wilayah tertentu selama proses pemulihan berlangsung,” jelas Iwan.

PLN saat ini terus melakukan perbaikan pada pembangkit dan jaringan yang mengalami gangguan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat kembali normal. MK-dtc

Baca Juga:  MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Opsi Akumulasi dan Refund

Redaktur : Munawir Sani