Suasana aktivitas penyeberangan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju Batam.(foto/batamPos)
BINTAN (marwahkepri.com) – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban masih berjalan normal menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Supervisi pelabuhan, Ainul Yaqin, mengatakan arus keberangkatan dari Tanjunguban menuju Batam relatif stabil. Sebaliknya, lonjakan penumpang justru terjadi pada arus kedatangan dari Pelabuhan ASDP Telagapunggur.
“Sabtu kemarin terjadi lonjakan di Telagapunggur, sedangkan di Tanjunguban masih normal,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah pengguna jasa di Batam membuat pihak operator menambah satu trip kapal. Dari sebelumnya 11 trip per hari, kini menjadi 12 trip untuk mengakomodasi penumpang dan kendaraan.
Menurutnya, pihak ASDP siap kembali menambah jumlah perjalanan apabila terjadi lonjakan selama periode libur panjang.
Ainul menambahkan, kepadatan biasanya terjadi pada sore hari karena banyak penumpang memilih jadwal penyeberangan terakhir menuju Batam.
“Kami sarankan penumpang memilih jadwal lebih awal agar tidak terjadi penumpukan,” katanya.
Saat ini terdapat empat kapal yang beroperasi, yakni KM Barau dan KMP Tanjungburang milik ASDP, serta KMP Mulia Nusantara dan KMP Niaga Ferry milik operator swasta. Sementara satu kapal lainnya masih menjalani perawatan (docking).
Karena itu, penumpang diminta mengatur waktu perjalanan dan tidak bergantung pada trip terakhir agar tidak terjadi antrean panjang di pelabuhan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi guna mempercepat proses layanan penyeberangan.MK-YR
