Ilustrasi. (Foto; AI)
NATUNA (marwahkepri.com) – Program bantuan bibit kelapa dalam di Kabupaten Natuna telah diusulkan melalui skema Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pertanian Natuna, Wan Syazali, saat dihubungi mengatakan bahwa ini merupakan bagian program Kementerian Pertanian (Kementan) melalui pemerintah provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Program ini difokuskan di 6 kecamatan yang ada di Pulau Bunguran, yakni di Bunguran Timur, Bunguran Selatan, Bunguran Utara, Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, dan Bunguran Batubi.
Adapun luas lahan disiapkan di Bunguran Timur mencakup 70 hektare, Bunguran Batubi 70 hektare, Bunguran Selatan 90 hektare, Bunguran Timur Laut 90 hektare, Bunguran Tengah 90 hektare dan Bunguran Utara 90 hektare.
“Total luas lahan mencapai 500 hektare yang akan melibatkan sebanyak 48 kelompok tani. Meski demikian, lahan yang diusulkan tetap merupakan milik perorangan, hanya saja pengajuan dilakukan melalui kelompok tani,” ujar Wan Syazali, Senin, 6 April 2026.
Syazali menjelaskan, Setiap hektare lahan direncanakan akan mendapatkan sekitar 110 batang bibit kelapa dalam. Artinya, kebutuhan bibit mencapai 55.000.
”Terkait CPCL itu, kita dari DKPP yang turun langsung ke lokasi, dan terkait masyarakat penerimanya kita serahkan ke pihak desa,” ungkapnya lewat pesan WhatsApp.
Terkait jadwal pendistribusian bibit kelapa kepada kelompok tani (Poktan), jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan pada tahun ini, namun masih menunggu kepastian.
Pengusulan dilakukan berdasarkan instruksi dari pemerintah provinsi agar segera menyiapkan CPCL sesuai kuota yang telah ditetapkan.
“Kita hanya diminta untuk menyiapkan CPCL dengan kuota 500 hektare. Untuk bibit dan pendistribusiannya, mudah-mudahan tahun 2026 ini terealisasi,” ungkap Syazali.
Belum adanya kepastian jadwal penyaluran, para kelompok tani diharapkan dapat bersabar sembari menunggu realisasi program tersebut dari pemerintah pusat.
Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa dalam, yang menjadi salah satu potensi unggulan di Kabupaten Natuna. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
