Bupati Natuna, Cen Sui Lan memberikan kata sambutan dalam sebelum menyalurkan bantuan pangan periode Juli-Agustus-September di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat (28/8/2026) (f: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Jumlah masyarakat Natuna penerima bantuan pangan dari pemerintah, mengalami peningkatan signifikan dari periode sebelumnya.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, saat menyalurkan bantuan pangan periode Juli-Agustus-September di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat (28/8/2026).
Penerima bantuan pangan pemerintah adalah masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1-4.
Namun demikian, Cen Sui Lan menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima bantuan bukan karena bertambahnya jumlah warga miskin.
Menurutnya, terjadi peningkatan jumlah penerima bantuan pangan di Natuna setelah pemerintah daerah melakukan pengkinian data penerima.
”Hari ini penyaluran bantuan pangan dari pusat untuk masyarakat Natuna untuk 3 bulan, periode Juli Agustus September,” ujar Cen Sui Lan.
Orang nomor satu di Natuna ini menjelaskan, pengkinian data telah dilakukan sejak sekitar tiga bulan lalu dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan desa.
Langkah tersebut dilakukan agar data penerima bantuan semakin akurat dan program pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
”Kenapa hari ini bertambah jumlah penerima, karena mulai tiga bulan yang lalu kita mulai update data. Pengkinian data itu gunanya untuk supaya datanya lebih tepat sasaran,” katanya.
Setelah pengkinian dilakukan, jumlah penerima bantuan pangan di Natuna mengalami peningkatan. Sebelumnya sekitar 7.000 keluarga tercatat sebagai penerima, kini meningkat menjadi sekitar 9.000 penerima.
Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar 2.000 penerima atau meningkat sekitar 23 persen.
”Makanya perlu digaris bawahi, penambahan ini bukan karena makin bertambah jumlah warga miskin, tapi karena ada pengkinian data,” tegasnya.
Ia berharap proses pemutakhiran data tersebut dapat membuat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah ke depan semakin tepat sasaran, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak lagi terlewat dari program perlindungan sosial. MK-nang
Redaktur : Munawir Sani
