pemko-batam-bps-perkuat-kolaborasi-sensus-ekonomi-2026

Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah memimpin Rapat Evaluasi Sensus Ekonomi Kota Batam 2026 bersama BPS Kota Batam di Kantor Wali Kota Batam, Senin (10/8/2026). (f: hum)

BATAM (marwahkepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam memperkuat kolaborasi untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Masyarakat dan pelaku usaha diimbau berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan sesuai kondisi usaha.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Sensus Ekonomi Kota Batam 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di Ruang Rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam, Senin (10/8/2026).

Dalam rapat tersebut, BPS Kota Batam menyampaikan evaluasi pelaksanaan pendataan sekaligus pentingnya memperkuat sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Sosialisasi dinilai penting agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat SE2026 serta turut mendukung kelancaran pendataan di lapangan.

Kepala BPS Kota Batam, Devi Indriastuti, mengajak pemerintah daerah dan seluruh pihak bersama-sama menyampaikan informasi mengenai SE2026 kepada masyarakat, khususnya pengusaha serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Devi, partisipasi pelaku usaha dalam memberikan keterangan yang benar menjadi faktor penting untuk menghasilkan data ekonomi yang mampu menggambarkan kondisi Kota Batam secara akurat.

Baca Juga:  Keren! TP-PKK Batam Raih Sejumlah Penghargaan di Lomba Vlog Nasional PKK Pusat

“Tanpa keterangan yang benar, gambaran perekonomian di Kota Batam tidak akan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Ini sangat penting karena data menjadi dasar dalam menentukan kebijakan,” ujar Devi.

Ia menjelaskan, BPS berkewajiban mengumpulkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.

“Yang bertanggung jawab terhadap data ekonomi adalah BPS. Karena itu, BPS berkewajiban mendapatkan data yang benar agar kebijakan yang dihasilkan juga tepat dan pada akhirnya masyarakat menjadi lebih sejahtera,” katanya.

Pemko Batam Ajak Masyarakat Terima Petugas Sensus

Sementara itu, Firmansyah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan SE2026.

Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha menerima kedatangan petugas sensus yang telah dilengkapi dengan identitas resmi serta memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

“Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, meningkatkan iklim investasi, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” kata Firmansyah.

Baca Juga:  PAD Batam Rp 2,58 Triliun, Pajak Daerah jadi Penyumbang Terbesar

Firmansyah menekankan kualitas hasil SE2026 sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Semakin lengkap dan akurat data yang diperoleh, semakin baik pula gambaran mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi Kota Batam.

Melalui SE2026, pemerintah bersama BPS berupaya memperoleh data terkini mengenai berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan, industri, jasa hingga UMKM. Data tersebut diharapkan dapat memperkuat perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Pendataan lapangan SE2026 berlangsung secara langsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Karena itu, Firmansyah mengajak masyarakat dan pelaku usaha memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya.

“Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat diperlukan agar Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan Kota Batam,” ujarnya. MK-mun

Redaktur : Munawir Sani