WhatsApp Image 2026-06-17 at 11.21.45

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat meninjau kegiatan normalisasi di Desa Sebadai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu (17/6/2026). (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus berupaya menghadirkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang kerap dialami masyarakat saat musim kemarau. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengusulkan pembangunan sumur bor kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Kepulauan Riau.

Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat meninjau kegiatan normalisasi di Desa Sebadai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu (17/6/2026).

“Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah bagi masyarakat,” ujar Cen.

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan sumur bor di dua lokasi, yakni Desa Kelarik dan Desa Kelarik Utara. Kedua wilayah tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan masyarakat yang sebelumnya sempat mengalami kesulitan memperoleh air bersih ketika musim kemarau.

Cen menjelaskan, usulan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi terulangnya krisis air bersih yang sering terjadi saat curah hujan menurun.

Ia berharap pembangunan sumur bor dapat menjadi sumber air alternatif bagi masyarakat, terutama ketika sumber air permukaan mengalami penyusutan akibat musim kemarau.

Baca Juga:  Danlanud RSA Dampingi Bupati Natuna Pantau Arus Mudik Lebaran di Bandara Raden Sadjad

“Dengan adanya sumur bor, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi meskipun memasuki musim kemarau,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Natuna berkomitmen terus mendorong peningkatan infrastruktur dasar, termasuk penyediaan air bersih, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah. MK-nang

Redaktur: Munawir Sani