Pemkab Natuna Gelar Pasar Murah untuk Tekan Harga Sembako. (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten Natuna terus menggelar pasar murah di berbagai kecamatan sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah. Program tersebut ditargetkan menjangkau seluruh 17 kecamatan di Natuna.
Program yang menjadi salah satu prioritas Bupati Natuna Cen Sui Lan itu sebelumnya telah digelar di Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Pulau Laut. Selanjutnya, pasar murah dijadwalkan kembali berlangsung pada 25 Mei 2026 di Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Pemerintah Kabupaten Natuna menargetkan seluruh 17 kecamatan dapat merasakan manfaat program tersebut secara bertahap.
Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindag), Pemkab Natuna menggandeng Bulog serta sejumlah pelaku usaha lokal untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Komoditas yang dijual di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga tepung.
Kepala Disperindag Natuna, Marwan, mengatakan pasar murah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Ini akan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah himpitan ekonomi yang kian terasa,” ujar Marwan, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, pasar murah tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran.
Pelaksanaan pasar murah di sejumlah kecamatan sebelumnya mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga datang sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Bagi masyarakat Natuna, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan dan pulau terluar, harga kebutuhan pokok kerap menjadi persoalan akibat tingginya biaya distribusi dan kondisi cuaca laut yang tidak menentu.
Karena itu, program pasar murah dinilai membantu masyarakat dalam menghemat pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Selain menjaga daya beli masyarakat, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi turut menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap pasar murah yang digelar secara berkelanjutan dapat membantu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memperkecil kesenjangan akses kebutuhan pokok di wilayah perbatasan dan kepulauan. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
