3fa1a734-35b2-407e-8308-d656fe042e85

Bupati Natuna Cen Sui Lan, meninjau lokasi pembangunan KNMP di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Bupati Natuna Cen Sui Lan, optimistis pembangunan 17 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Natuna dapat direalisasikan seluruhnya pada tahun 2026, kendati waktu sudah mepet.
‎
‎Optimisme tersebut disampaikan menyusul kunjungan tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke Natuna beberapa waktu lalu untuk menindaklanjuti program nasional tersebut.
‎
‎”Saya yakin pasti terealisasi karena memang sudah masuk dalam anggaran tahun 2026. Tidak boleh tidak, kalau tidak dilaksanakan tahun ini nanti anggarannya bisa kembali,” katanya, saat dikonfirmasi disela-sela kunjungan kerja di Sedanau, kecamatan Bunguran Barat, Kamis (16/07/2026).
‎
‎Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh titik yang telah diusulkan dapat segera memasuki tahap pelaksanaan.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Natuna, Hadi Suryanto, menjelaskan usulan pembangunan 17 titik Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna telah disetujui oleh KKP.
‎
‎Adapun lokasi yang diusulkan meliputi Sedanau 1 titik, Pulau Tiga 2 titik (Sabang Mawang dan Sededap), Pulau Tiga Barat 1 titik, Seluan 1 titik, Kelarik 1 titik, Pulau Laut 1 titik, Sepempang 1 titik, Tanjung 1 titik, Mekar Jaya 1 titik, Subi 2 titik (Desa Subi dan Meliah), Serasan 3 titik (Kelurahan Serasan, Tanjung Setelung, dan Batu Belian), Serasan Timur 1 titik di Air Ringau, serta Midai 1 titik.
‎
‎Pria yang akrab disapa ‘Jojo’ ini menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan mengenai lokasi mana yang akan dibangun lebih dahulu karena pemerintah pusat belum menerbitkan surat keputusan (SK) pelaksanaan.
‎
‎”Belum ada kepastian akan dibangun yang mana lebih dulu. Jadi kalau ada yang mengatakan setelah dari sini langsung ke daerah tertentu, itu hoaks, jangan dipercaya,” tegasnya.
‎
‎Ia menjelaskan Natuna masuk dalam tahap pertama program Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026. Meski demikian, seluruh proses pelaksanaan masih menunggu penetapan resmi dari pemerintah pusat.
‎
‎”Kita tidak bisa memastikan titik mana yang lebih dahulu dibangun karena SK-nya belum keluar. Tetapi secara usulan, seluruh 17 titik sudah disetujui,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, usulan pembangunan tersebut telah mencakup seluruh kecamatan yang memiliki potensi perikanan di Natuna.
‎
‎Ke depan, pemerintah daerah masih memiliki peluang mengusulkan lokasi tambahan apabila program tersebut kembali dibuka pada tahun berikutnya.
‎
‎Menurutnya, setiap usulan tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan daerah, tetapi juga memenuhi sejumlah persyaratan, seperti letak strategis, jumlah penduduk, ketersediaan listrik, serta kelayakan lokasi agar pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan. MK-nang

Baca Juga:  Laporan Pengeroyokan di Lubuk Baja Masuk Melalui Call Center 110, Polisi Olah TKP

Redaktur: Munawir Sani