Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Mustamin Bakri

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Mustamin Bakri. (Foto: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Mustamin Bakri, menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan perbaikan Jalan Poros Binjai pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026.
‎
‎Hal tersebut disampaikan menyusul kondisi jalan yang rusak parah dan terus menjadi keluhan masyarakat.
‎
‎Jalan poros yang berada di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, merupakan akses utama menuju Pelabuhan Feri Binjai.
‎
‎Saat ini, kondisi ruas jalan tersebut dinilai memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.
‎
‎Sepanjang kurang lebih lima kilometer, terdapat sedikitnya 13 titik kerusakan dengan kondisi berlubang dan rusak berat. Kerusakan ini tidak hanya menghambat mobilitas penumpang, tetapi juga mengganggu distribusi logistik antara Ranai dan Sedanau.
‎
‎Risiko kecelakaan pun meningkat, terutama saat hujan turun dan pada malam hari.
‎
Sebagai ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, akses tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah.
‎
“Kita akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sampai ke tingkat Musrenbang. Ini sudah menjadi tugas kami untuk menyampaikan aspirasi, sementara keputusan akhir ada pada pemerintah provinsi,” ujar Mustamin, Senin, 2 Maret 2026.
‎
‎Ia mengungkapkan, perbaikan Jalan Poros Binjai belum masuk dalam realisasi anggaran tahun 2026. Menurutnya, program yang terealisasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) saat ini hanya mencakup pemeliharaan ruas Pering–Penagi.
‎
‎Selain perbaikan Jalan Poros Binjai, Mustamin juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas lain yang dinilai mendesak. Di antaranya lanjutan pengaspalan hotmix Kelarik–Batubi, rekonstruksi Bukit Leman–Trans Batubi, perbaikan ruas Simpang Padang Angus–Cemaga, Simpang Padang Angus–Binjai, serta peningkatan pemeliharaan jalan Pering–Penagi.
‎
‎Ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur jalan di Natuna, mengingat perannya yang vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. MK-nang

Baca Juga:  Jaringan Promosi Judi Online Internasional Diamankan di Batam, Asetnya Miliaran

Redaktur: Munawir Sani