3ad412fc-bdd8-4d55-88a5-53050e075d18

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat penyerahan bantuan pangan kepada masyarakat di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Jumat (28/8/2026). (Foto: nang)

‎NATUNA (marwahkepri.com) – Pemerintah kabupaten Natuna kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Sebanyak 129 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, menerima bantuan beras pada Jumat (28/8/2026).
‎
‎Penyaluran bantuan berlangsung di halaman Puskesmas Bunguran Selatan dan turut dihadiri Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama jajaran pemerintah daerah.
‎
‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Syazali, mengatakan bantuan tersebut merupakan program Badan Pangan Nasional yang disalurkan untuk periode tiga bulan, yakni Juli, Agustus dan September.
‎
‎”Total yang disalurkan sebanyak 271,62 ton untuk Natuna secara keseluruhan, 9.054 Kepala Keluarga,” ujar Wan Syazali.
‎
‎Untuk Kecamatan Bunguran Selatan, bantuan disalurkan kepada 430 KK dengan total 12.900 kilogram beras. Sementara khusus Desa Cemaga, sebanyak 129 KK menerima bantuan dengan total 3.870 kilogram atau 3,87 ton beras.
‎
‎Camat Bunguran Selatan, Marzuin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Natuna yang telah menyalurkan bantuan sekaligus hadir secara langsung bertemu masyarakat.
‎
‎Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
‎
‎”Kepada masyarakat saya berpesan agar memanfaatkan bantuan beras ini sebaiknya. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” katanya.
‎
‎Marzuin menjelaskan, jumlah penerima bantuan di Desa Cemaga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Pada penyaluran sebelumnya, penerima tercatat sebanyak 83 KK, sedangkan pada periode kedua meningkat menjadi 129 KK.
‎
‎Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan, kedatangannya ke Desa Cemaga sekaligus untuk meluncurkan penyaluran bantuan beras dari pemerintah pusat.
‎
‎Menurutnya, bertambahnya jumlah penerima bantuan bukan berarti jumlah masyarakat miskin semakin meningkat. Penambahan tersebut terjadi setelah pemerintah melakukan pendataan ulang berdasarkan desil agar bantuan lebih tepat sasaran.
‎
‎”Jumlah penerimanya memang bertambah dari sebelumnya. Kenapa bertambah, karena beberapa bulan yang lalu pemerintah menginstruksikan kepada camat, kades, untuk mendata ulang desil, supaya jangan ada lagi warga susah yang tidak mendapatkan bantuan,” ujar Cen Sui Lan.
‎
‎Ia menegaskan, pendataan ulang dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak terlewat dari program bantuan pemerintah.
‎
‎Cen Sui Lan juga mengingatkan agar bantuan beras tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan.
‎
‎”Saya percaya beras yang dikasih untuk makan keluarga tak mungkin dijual. Kalau ketahuan akan dicoret supaya kedepan tidak mau,” tegasnya.
‎
‎Selain bantuan beras, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyiapkan bantuan komoditas lainnya. Salah satunya minyak goreng yang saat ini masih dalam proses pengiriman dan nantinya diharapkan dapat diperoleh masyarakat dengan harga lebih murah.
‎
‎”Semoga kedepan ada lagi bantuan-bantuan dari pemerintah, kedepan ada bantuan minyak, lagi dalam pengiriman, nanti akan diperoleh dengan harga murah,” pungkasnya. (nang)

Baca Juga:  Wagub Kepri Dijadwalkan Kunjungan Kerja ke Natuna, Hadiri Panen Raya dan Tinjau MBG

Redaktur: Munawir Sani