Tampak Wakil Bupati Natuna Jarmin, foto bersama usai membuka Musorkab V KONI Natuna Tahun 2026 di Ranai
NATUNA (marwahkepri.com) – Aroma laut dari pesisir Ranai masih terasa ketika para pengurus cabang olahraga, pejabat daerah, dan insan olahraga satu per satu memasuki Rumah Makan Sisi Basisir di Jalan Datuk Kaya Wan Mohammad, Benteng Ranai, Senin pagi (16/2/2024).
Di tempat bersahaja itu, arah masa depan olahraga Natuna lima tahun ke depan mulai ditentukan.
Di hadapan para peserta Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) V Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Natuna Tahun 2026, Wakil Bupati Natuna Jarmin, berdiri membuka agenda penting tersebut.
Musyawarah ini bukan sekadar forum rutin organisasi, melainkan ruang menentukan ketua dan jajaran pengurus KONI Natuna periode 2026–2030.
Dengan Mengusung tema “Bergerak Melangkah Bersama, Menuju Pencapaian Prestasi Olahraga Kabupaten Natuna yang Gemilang”, Musorkab kali ini terasa sarat harapan.
Di tengah dinamika dan tantangan pembinaan olahraga daerah kepulauan, Natuna dituntut tidak hanya bertahan, tetapi juga berprestasi.
Dalam sambutannya, Jarmin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir dalam pembangunan olahraga. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Natuna akan terus mendukung pengembangan olahraga, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana, pembinaan atlet usia dini, maupun berbagai bentuk dukungan lain yang diperlukan.
Baginya, olahraga bukan sekadar pertandingan dan medali. Ia adalah investasi jangka panjang untuk generasi muda. Karena itu, forum musyawarah harus menjadi ruang demokrasi yang sehat dan bermartabat.
“Karena siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua dan pengurus KONI Kabupaten Natuna periode berikutnya, hendaknya mampu merangkul semua pihak, menyusun program kerja yang realistis dan terukur, serta fokus pada pembinaan prestasi yang berjenjang dan berkelanjutan,” ujar Jarmin.
Kalimat itu seolah menjadi pesan kunci. Merangkul, realistis, terukur, dan berkelanjutan. Empat kata yang mencerminkan arah pembinaan olahraga modern. Tidak lagi sekadar euforia saat kompetisi, tetapi membangun sistem yang kokoh dari hulu ke hilir.
Jarmin juga menekankan pentingnya momentum Musorkab sebagai ajang evaluasi. Forum ini, menurutnya, harus mampu menilai apa yang sudah berjalan dan apa yang masih perlu diperbaiki. Prestasi tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari perencanaan yang matang dan konsisten.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh elemen olahraga untuk menjadikan hari itu sebagai titik balik.
“Mari sama-sama kita pastikan hari ini menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga Natuna. Kita bangun sistem pembinaan yang kuat, kita tingkatkan kualitas kompetensi lokal yang dapat melahirkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi ajang-ajang bergengsi baik di tingkat provinsi Kepulauan Riau maupun nasional,” lanjut Jarmin.
Seruan itu disambut tepuk tangan peserta yang hadir. Tampak di barisan depan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dapil Natuna–Anambas, Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna, para pengurus cabang olahraga, kepala instansi vertikal, perbankan, hingga perwakilan BUMN.
Di ruang itulah, arah baru olahraga Natuna mulai dirumuskan. Bukan hanya soal siapa yang memimpin, tetapi bagaimana Natuna melangkah bersama menuju panggung prestasi yang lebih gemilang.mk-saida
Redaktur : Munawir Sani
