Kapolres Natuna meninjau pengamanan perayaan Imlek 2577 di kawasan Kota Tua Penagi.
NATUNA (marwahkepri.com) – Lampion merah bergantung berderet di kawasan Kota Tua Penagi, Ranai. Aroma dupa bercampur angin laut, sementara warga berjalan berdampingan menikmati perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026.
Di Natuna, perayaan kali ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi penegasan bahwa keberagaman tetap terjaga di beranda terdepan negeri.
Mengusung tema “Harmoni Nusantara”, perayaan Imlek di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia itu berlangsung khidmat, aman, dan penuh kebersamaan.
Masyarakat Tionghoa menjalankan ibadah dengan tenang, sementara warga dari berbagai latar belakang turut hadir menyaksikan dan merayakan suasana.
Di tengah keramaian itu, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.I.K, turun langsung meninjau pelaksanaan pengamanan dan pelayanan masyarakat.
Ia memantau situasi di titik-titik kegiatan yang dipusatkan di Kota Tua Penagi.
Kehadirannya menjadi simbol komitmen kepolisian dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan personel gabungan.
“Sebagai daerah perbatasan, Natuna merupakan beranda terdepan Indonesia. Stabilitas keamanan dan keharmonisan antar umat beragama menjadi prioritas utama. Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan lancar,” ujarnya di sela-sela peninjauan, mInggu 16 Februari 2026.
Tak hanya pengamanan statis, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna bersama personel lainnya juga mengatur arus kendaraan di sekitar kawasan Kota Tua Penagi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemacetan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan di titik-titik keramaian.
Imlek bukan hanya perayaan keagamaan. Ia telah menjadi bagian dari denyut sosial masyarakat pesisir yang hidup dalam keberagaman.
Nuansa budaya Tionghoa berpadu harmonis dengan kearifan lokal Melayu, memperlihatkan wajah toleransi yang nyata dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Perayaan tahun ini sekaligus menegaskan bahwa Natuna tidak hanya strategis secara geografis, tetapi juga kuat dalam persatuan sosial.
Dengan pengamanan optimal dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, Imlek 2026 di Natuna berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita. Sebuah potret wilayah perbatasan yang damai dan solid menjaga keutuhan bangsa.mk-saida
Redaktur : Munawir Sani
