ilustrasi-penembakan

Ilustrasi penembakan (Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Rahma Islamic Center di Kota Winnipeg, Provinsi Manitoba, Kanada, menjadi sasaran penembakan dan aksi vandalisme yang diduga bermotif kebencian pada Rabu (29/7/2026) malam waktu setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Mengutip Anadolu, pihak Rahma Islamic Center menyatakan dua orang pelaku melepaskan tembakan ke arah bangunan dari dalam sebuah kendaraan sebelum menggunakan benda lain untuk memecahkan kaca gedung.

“Untungnya mereka tidak dapat memasuki tempat tersebut dan tidak ada yang terluka,” demikian pernyataan resmi Rahma Islamic Center.

Saat kejadian, sejumlah jamaah dan anggota komunitas Muslim sedang berada di dalam masjid. Selain melepaskan tembakan, pelaku juga meneriakkan hinaan bernada rasial kepada warga yang berada di lokasi.

Pengelola Rahma Islamic Center menyebut serangan tersebut menimbulkan trauma bagi para relawan, staf, anak-anak, serta komunitas Muslim yang selama ini menjadikan pusat Islam tersebut sebagai tempat ibadah dan kegiatan sosial.

“Serangan ini sangat mengguncang para sukarelawan, komunitas, anak-anak dan staf kami. Pusat kami ada untuk menyediakan tempat komunitas, rasa memiliki dan kedamaian,” tulis pihak pengelola.

Baca Juga:  Geger! Mantan Wapres Ditangkap di Bandara, Terseret Kasus Jaringan Narkoba Internasional

Kepolisian Winnipeg menerima laporan kerusakan properti sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Polisi menemukan sejumlah jendela bangunan pecah dengan nilai kerugian diperkirakan melebihi 3.000 dolar Kanada.

Konstabel Claude Chancy mengatakan sebelumnya polisi juga menerima laporan mengenai sebuah kendaraan yang melintas di depan Rahma Islamic Center sambil meneriakkan hinaan rasial kepada warga.

Saat ini Unit Kejahatan Besar bersama Koordinator Kejahatan Kebencian Kepolisian Winnipeg tengah menyelidiki kasus tersebut. Hingga kini belum ada tersangka yang berhasil diidentifikasi maupun ditangkap.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengecam keras aksi penembakan tersebut.

“Saya sangat terganggu mengetahui adanya tembakan yang dilepaskan di Pusat Islam Rahma di Winnipeg tadi malam. Tindakan Islamofobia yang penuh kekerasan ini mengerikan dan tidak memiliki tempat di Kanada,” tulis Carney melalui media sosial.

Ia juga menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku.

Menteri Keamanan Publik Kanada Gary Anandasangaree turut mengutuk serangan tersebut dan menegaskan bahwa Islamofobia maupun segala bentuk kebencian tidak memiliki tempat di Kanada.

Baca Juga:  Jepang Hadapi Krisis Populasi, Sanae Takaichi Siapkan Strategi Baru

Sementara itu, Dewan Nasional Muslim Kanada mengungkapkan rekaman kamera pengawas memperlihatkan dua orang mendatangi gedung. Salah satu pelaku terlihat memukul dinding bangunan menggunakan benda tumpul. Selain itu, ditemukan pula lubang bekas peluru pada jendela Rahma Islamic Center.

Penyelidikan atas dugaan kejahatan kebencian tersebut masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian Winnipeg. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani