mahasiswa-kpi-stai-natuna-usaha-kreatif-gantungan-kunci-akrilik

Ketua STAI Natuna Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., menerima gantungan kunci akrilik custom hasil kreativitas mahasiswa KPI STAI Natuna dalam kegiatan STAI CUP PLUS 2026, Sabtu (8/8/2026). (f: nang)

NATUNA (marwahkepri.com) – Kreativitas mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna kembali mendapat perhatian. Kali ini, mahasiswa mengembangkan usaha kreatif berupa gantungan kunci akrilik custom yang diperkenalkan dalam ajang Turnamen STAI CUP PLUS 2026, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan STAI CUP PLUS 2026 tersebut berkolaborasi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau. Turnamen menghadirkan sejumlah cabang olahraga, di antaranya voli putra, voli putri, serta sepak takraw tingkat SLTA se-Kabupaten Natuna.

Di tengah ramainya kegiatan tersebut, mahasiswa KPI STAI Natuna memanfaatkan momentum untuk membaca peluang usaha dengan menghadirkan produk gantungan kunci akrilik custom. Produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengabadikan foto maupun momen berharga dalam bentuk yang sederhana dan mudah dibawa.

Ketua STAI Natuna, Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa KPI yang mampu melihat peluang usaha di tengah kegiatan besar kampus.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan talenta, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang di lingkungan sekitar.

“Mahasiswa harus mempunyai talenta dalam membaca peluang. Saya rasa kreativitas seperti ini patut diberikan apresiasi,” ujar Umar.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyerahkan dua gantungan kunci custom kepada Ketua STAI Natuna. Masing-masing berupa gantungan kunci dengan desain foto pribadi Ketua STAI Natuna dan gantungan kunci dengan desain logo resmi Turnamen STAI CUP PLUS 2026.

Baca Juga:  Mahasiswa STAI Natuna Serahkan Donasi Rp7,57 Juta kepada Korban Kebakaran

Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Septia Liandy, M.Pd., turut mengapresiasi langkah mahasiswa dalam mengembangkan ide usaha kreatif tersebut.

Ia menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas sekaligus mengenal dunia bisnis secara langsung.

“Sebagai mahasiswa, kita harus mampu melihat peluang yang ada. Kegiatan seperti ini juga melatih keterampilan mahasiswa dalam dunia bisnis dan tentu harus diapresiasi,” ungkap Septia.

Sementara itu, Lidiya, mahasiswa Program Studi KPI STAI Natuna, menjelaskan bahwa ide pembuatan gantungan kunci custom berawal dari keinginan menghadirkan produk yang unik, personal, dan memiliki nilai kenangan bagi pelanggan.

Menurutnya, produk tersebut ditawarkan dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp15 ribu, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengabadikan foto atau momen tertentu dalam bentuk suvenir.

“Tujuan saya membuat gantungan kunci custom foto adalah untuk menyediakan produk yang unik dan bisa menjadi kenang-kenangan bagi pelanggan. Selain itu, harganya juga terjangkau hanya Rp15 ribu. Usaha ini juga bertujuan untuk mendapatkan penghasilan serta mengembangkan kreativitas dalam membuat produk custom,” jelas Lidiya.

Baca Juga:  Pemko Batam Libatkan RT dan RW Edukasi Pajak Kendaraan untuk Tingkatkan PAD

Ia memilih bahan akrilik karena dinilai memiliki sejumlah keunggulan, seperti kuat, ringan, memiliki tampilan menarik, serta dapat digunakan untuk mencetak berbagai desain foto maupun gambar.

Bagi Lidiya, gantungan kunci custom bukan sekadar aksesori, tetapi juga dapat menjadi media sederhana untuk menyimpan kenangan yang dapat dibawa ke mana saja.

“Foto bukan hanya sekadar gambar, tetapi juga dapat menjadi kenangan yang bisa disimpan dan dibawa ke mana saja. Melalui gantungan kunci custom ini, pelanggan dapat mengabadikan momen atau orang yang mereka sayangi dalam bentuk yang sederhana dan unik,” tambahnya.

Lidiya berharap usaha tersebut dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat. Ia juga berencana menghadirkan berbagai inovasi desain serta produk custom lainnya seiring berkembangnya usaha.

Kreativitas mahasiswa KPI STAI Natuna dalam ajang STAI CUP PLUS 2026 tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kampus dapat menjadi ruang pembelajaran yang lebih luas. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, mahasiswa juga dapat mengasah kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta kemandirian melalui peluang usaha yang muncul di lingkungan sekitar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan dua gantungan kunci custom kepada Ketua STAI Natuna sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa. MK-nang

Redaktur : Munawir Sani