BMKG prediksi Batam masih kemarau, warga diimbau hemat air

Waduk Sei Ladi. (Foto: BP Batam)

BATAM (marwahkepri.com) – Berdasarkan prediksi BMKG, Kota Batam diperkirakan masih mengalami musim kemarau dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan air baku di waduk-waduk Kota Batam yang terus menyusut karena sepenuhnya bergantung pada air hujan.

Meski demikian, berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan pada April diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan Maret 2026. Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan pasokan air secara alami ke waduk-waduk yang ada di Kota Batam.

Air Batam Hilir dalam laman Instagramnya @airbatamhilir menyebutkan saat ini ketahanan air di sejumlah waduk Kota Batam berada dalam kondisi cukup. Kebutuhan air minum masyarakat Batam juga terbantu melalui sistem distribusi perpipaan SPAM yang terintegrasi.

Namun, upaya menjaga ketersediaan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola air, tetapi juga seluruh masyarakat. Penggunaan air secara bijak seperti mengurangi pemborosan, memperbaiki kebocoran pipa di rumah, menggunakan air secukupnya saat mandi dan mencuci, serta menjaga kelestarian daerah resapan air menjadi langkah yang dapat membantu menjaga ketersediaan air di Kota Batam.

Baca Juga:  Gelar Karya SKB Natuna Tampilkan Kreativitas Peserta Didik

Air Batam Hilir juga mengimbau masyarakat menggunakan saluran resmi kepelangganan untuk penanganan keluhan dan informasi layanan.

Saluran resmi yang dapat digunakan masyarakat antara lain Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Center, Call Center Air Batam Hilir (0778) 5700 000, WhatsApp 0811 778 0155, Mobile Application Air Batam Hilir, Instagram @airbatamhilir, Twitter @airbatamhilir, Facebook airbatamhilir, website www.airbatam.com, serta email kontakpelanggan@airbatam.com. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani