KBKR

Kebakaran kembali terjadi di lahan eks PT Bintan Bumi Persada, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Senin (24/8/2026). (Foto: willy)

LINGGA (marwahkepri.com) – Kebakaran kembali terjadi di lahan eks PT Bintan Bumi Persada, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Senin (24/8/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 4 hektare lahan.

Peristiwa diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Kepala Desa Tanjung Irat, Yanto, yang saat itu dalam perjalanan pulang setelah menyaksikan pertandingan sepak bola, melihat kobaran api cukup besar di kawasan tersebut.

Setelah melihat kebakaran, Yanto menuju permukiman warga dan menginformasikan kejadian tersebut. Warga kemudian bersama-sama menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sekitar pukul 18.15 WIB, warga bersama personel Polsek Singkep Barat mulai melakukan pemadaman dengan peralatan yang tersedia. Upaya tersebut kemudian diperkuat personel Pos Damkar dan BPBD Kabupaten Lingga serta anggota TNI AL yang tiba sekitar pukul 21.45 WIB.

Pemadaman dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya menyemprotkan air menggunakan mesin robin dengan memanfaatkan tangki milik PT Hermina Jaya, membuat jalur pemutus api, serta melakukan pemadaman secara manual terhadap sejumlah titik yang masih terbakar.

Setelah dilakukan penanganan secara bersama-sama, sekitar pukul 00.05 WIB, api berhasil dipadamkan seluruhnya.

Baca Juga:  ‎Kapolres Natuna Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Meski api telah padam, petugas bersama masyarakat tetap melakukan pendinginan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Tanjung Irat, lahan yang terbakar merupakan lahan eks PT Bintan Bumi Persada yang disebut saat ini menjadi milik Hengki. Lahan tersebut diketahui sudah tidak beroperasi sejak sekitar 2014.

Dalam proses pemadaman, sebanyak 6 personel Polsek Singkep Barat, 8 personel TNI AL, 6 personel Pos Damkar Kabupaten Lingga, 2 personel BPBD Kabupaten Lingga, serta masyarakat setempat turut terlibat.

Pihak kepolisian juga melakukan pengecekan dan monitoring lokasi, mengumpulkan keterangan dari para saksi, membantu proses pemadaman, serta berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD Kabupaten Lingga.

Hingga kebakaran dinyatakan berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api. (willy)

Redaktur: Munawir Sani