Kabut asap menyelimuti wilayah Kota Batam

Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kota Batam, Selasa (15/9/2026). (Foto: pit)

BATAM (marwahkepri.com) – Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Batam hingga Selasa (14/9/2026).

Forecaster BMKG Hang Nadim, Ibnu Susilo, mengatakan citra satelit menunjukkan adanya sejumlah titik panas atau hotspot di wilayah Lingga dan Sumatera bagian selatan.

Menurutnya, arah angin dari Tenggara turut mendukung pergerakan asap hingga ke Pulau Batam.

“Berdasarkan citra satelit hotspot, di wilayah Lingga dan Sumatera bagian Selatan terdapat hotspot. Sehingga arah angin yang berhembus dari arah Tenggara mendukung sebaran asap hingga ke Pulau Batam,” kata Ibnu, Senin (14/9/2026).

BMKG memprediksi potensi sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai hingga September sampai pertengahan Oktober 2026.

BMKG mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap berlangsung. Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, masyarakat diimbau rutin memeriksa kondisi kesehatan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan. Menjaga pola hidup sehat dan mencukupi kebutuhan air juga dianjurkan untuk mencegah dehidrasi.

Baca Juga:  Natuna Matangkan Persiapan Kunjungan Menko Polkam, Bupati Pimpin Rapat Koordinasi

Bagi pengguna kendaraan, BMKG mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Jarak pandang yang terbatas akibat asap pekat dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Perkuat kewaspadaan dan kurangi kecepatan berkendara,” ujarnya. (mun)

Redaktur: Munawir Sani