Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri bersama jajaran saat melakukan kunjungan kerja ke ICA Singapura
SINGAPURA (marwahkepri.com) – Di tengah lalu lintas manusia yang terus bergerak melintasi batas negara, hubungan baik antar petugas keimigrasian menjadi salah satu kunci menjaga keamanan sekaligus kelancaran pelayanan internasional.
Semangat itulah yang tampak dalam kunjungan kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) ke Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura, Jumat (29/05/2026).
Dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur S. Hamonangan, rombongan yang terdiri dari para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di wilayah Kepri itu disambut hangat oleh jajaran pejabat ICA Singapura.
Mulai dari Atase Imigrasi Singapura, Coastal Commander, Domain Commander, hingga Director of Intelligence hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun sarat pembahasan strategis. Maklum saja, Kepri merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan menjadi salah satu pintu keluar masuk internasional tersibuk di Indonesia.
Karena itu, penguatan koordinasi antar instansi keimigrasian dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan perbatasan.
Tidak hanya berdiskusi di ruang pertemuan, rombongan juga diajak meninjau langsung Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) HarbourFront Singapura.
Di lokasi tersebut, jajaran Imigrasi Kepri melihat secara langsung bagaimana sistem pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian diterapkan oleh ICA Singapura yang dikenal modern dan terintegrasi.

Kunjungan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari komunikasi yang sebelumnya telah dibangun oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dengan pihak ICA Singapura.
Salah satu agenda yang turut dibahas ialah rencana kegiatan olahraga persahabatan antara jajaran Imigrasi Kepri dan ICA Singapura sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antar petugas kedua negara.
Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur S. Hamonangan, mengatakan, hubungan yang kuat antar petugas di lapangan memiliki peran besar dalam mendukung keamanan lintas batas.
“Hubungan baik dan koordinasi yang kuat antara Imigrasi Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, dengan ICA Singapura menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan wilayah perbatasan serta peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian,” ujarnya.

Di balik pertemuan formal itu, terselip pesan penting bahwa pengawasan perbatasan tidak hanya soal pemeriksaan dokumen perjalanan, tetapi juga membangun komunikasi, kepercayaan, dan kerja sama yang solid antarnegara.
Usai agenda di ICA, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura sebelum menutup rangkaian kegiatan dengan ramah tamah bersama.
Melalui kunjungan ini, hubungan kerja sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia dan ICA Singapura diharapkan semakin erat, sekaligus memperkuat profesionalisme aparatur keimigrasian dalam menghadapi tantangan pengawasan lintas batas yang semakin dinamis.***
Redaktur : Munawir Sani
