Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif, menyampaikan sambutan pada Puncak Raya SMANSA dan Bunge-bunge Srindit ke-7 dalam rangka milad ke-44 SMAN 1 Bunguran Timur, Kamis (22/10/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) — Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Natuna, Hikmatul Arif, mengajak generasi muda membangun karakter, integritas, dan prestasi serta merencanakan masa depan sejak dini. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Puncak Raya SMANSA dan Bunge-bunge Srindit ke-7 dalam rangka milad ke-44 SMA Negeri 1 Bunguran Timur, Kamis (22/10/2026).
Dalam sambutannya, Hikmatul mengatakan perayaan sekolah tidak sekadar menjadi seremoni dan penyerahan penghargaan, tetapi juga momentum untuk mengapresiasi kreativitas, prestasi, kedisiplinan, serta komitmen siswa dalam mempersiapkan masa depan.
Menurutnya, masa sekolah perlu dimanfaatkan para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan.
“Jangan takut untuk bermimpi besar. Namun, ingatlah bahwa mimpi yang besar harus disertai dengan kerja keras, disiplin, pendidikan, karakter yang baik, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab,” pesan Hikmatul kepada para siswa.
Ia juga menyoroti pentingnya Program Generasi Berencana (Genre) dalam membekali remaja agar mampu merencanakan masa depan, mengembangkan potensi, dan mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan.
Hikmatul mengajak para pelajar menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan serta memilih kegiatan positif, seperti pendidikan, olahraga, organisasi, dan pengembangan kreativitas.
Menurutnya, Kabupaten Natuna sebagai wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, kesehatan, serta kecintaan terhadap daerah dan bangsa.
“Anak-anak adalah aset paling berharga bagi Kabupaten Natuna. Kabupaten Natuna sebagai beranda terdepan NKRI membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, sehat, kreatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kecintaan terhadap daerah dan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hikmatul menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, para guru, pembina, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Raya SMANSA ke-44 tahun 2026.
Ia juga mengucapkan selamat kepada siswa yang berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
Sementara itu, siswa yang belum memperoleh penghargaan diminta tidak berkecil hati dan tetap bersemangat meningkatkan kemampuan.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang mendapatkan hadiah, tetapi siapa yang mau terus belajar, berusaha, dan berkembang,” pesannya.
Hikmatul berharap kegiatan Raya SMANSA dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi siswa, tidak hanya selama perayaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap para pelajar SMAN 1 Bunguran Timur mampu membawa nama baik sekolah, keluarga, dan Kabupaten Natuna hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Masa depan Natuna ada di tangan generasi mudanya. Mari kita persiapkan generasi yang cerdas, berintegritas, sehat, berkarakter, berprestasi, dan berencana,” tegasnya.
Puncak Raya SMANSA dan Bunge-bunge Srindit ke-7 turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari tarian, pertunjukan teater yang mengangkat cerita rakyat Natuna, hingga pemilihan Duta Genre SMAN 1 Bunguran Timur tahun 2026.
Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, Ida Susanti, mengatakan seluruh rangkaian acara, termasuk persiapan dan dekorasi panggung, dikerjakan oleh para siswa, terutama kelas XII. Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penilaian mata pelajaran seni.
Ida menyampaikan terima kasih kepada para siswa yang telah bekerja sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara. Ia berharap sekolah yang memasuki usia ke-44 itu semakin matang dan terus berkembang sesuai tema perayaan, yakni “Bergerak, Berkarya, dan Berkreasi”.
Perayaan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, menumbuhkan kepercayaan diri, serta mengenal dan melestarikan seni budaya daerah.
Melalui momentum milad ke-44 ini, generasi muda Natuna diharapkan terus mengembangkan potensi diri, menjaga karakter, dan mempersiapkan masa depan demi kemajuan daerah. (Nang)
Redaktur: Munawir Sani
