Grafik kenaikan harga Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin. (f: ai)

JAKARTA (marwahkepri.com) – Harga Bitcoin (BTC) tercatat menguat 5,24% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 68.335 atau sekitar Rp 1,14 miliar (asumsi kurs Rp 16.752).

Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 13.18 WIB, Kamis (26/2/2026), BTC bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di US$ 69.512 atau sekitar Rp 1,16 miliar pada perdagangan pagi. Sebelumnya, harga BTC berada di kisaran US$ 64.867.

Dikutip dari Bloomberg, penguatan harga BTC dipicu oleh kembalinya likuiditas pasar kripto setelah periode tekanan jual bersih beberapa waktu terakhir.

Lonjakan ini terjadi beriringan dengan pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengklaim pemulihan ekonomi Negeri Paman Sam.

“Kenaikan harga kemungkinan mencerminkan perilaku pembelian saat harga turun setelah aksi jual yang berkepanjangan,” kata salah satu pendiri Orbit Markets, Caroline Mauron, dikutip dari Bloomberg, Kamis (26/2/2026).

Selain BTC, sejumlah altcoin juga mencatatkan penguatan. Ethereum (ETH) naik 4,15% dalam 24 jam terakhir ke level US$ 2.063 atau sekitar Rp 34,56 juta.

Kemudian BNB menguat 2,33% ke harga US$ 627,16 dan Solana (SOL) naik 6,39% ke level US$ 87,55.

Stablecoin Tether (USDT) juga tercatat naik tipis 0,03% ke level US$ 1. Sementara itu, memecoin Dogecoin (DOGE) melonjak 8,3% dalam 24 jam terakhir ke harga US$ 0.1000.

Penguatan mayoritas aset kripto ini menunjukkan sentimen pasar yang mulai pulih setelah periode koreksi dalam beberapa pekan terakhir. MK-dtc

Redaktur : Munawir Sani