Amsakar hadir didampingi Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Batam, Firmansyah, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam, Erdawati Firmansyah.
Dalam prosesi pembukaan, Amsakar menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sebagai simbol dimulainya kompetisi MTQ XII Kepri. Pembukaan resmi ditandai dengan pemukulan kompang bersama oleh Gubernur Kepri dan para kepala daerah se-Kepulauan Riau.
Sehari sebelumnya, Jumat (3/7/2026), Amsakar telah melepas keberangkatan Kafilah Kota Batam di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam. Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta menanamkan tekad kuat untuk kembali membawa pulang trofi juara umum ke Kota Batam.
Menurut Amsakar, seluruh persiapan, baik teknis maupun mental, telah dimatangkan melalui pembinaan intensif yang dilakukan LPTQ Kota Batam. Karena itu, ia meminta seluruh peserta tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diperlombakan.
“Tanamkan dalam hati bahwa kita berikhtiar dan bersungguh-sungguh untuk menjadi juara umum. Batam sangat siap dan memang semestinya mampu meraih prestasi terbaik. Persembahkan yang terbaik untuk Kota Batam dan bawa pulang kembali piala itu,” ujar Amsakar.
Optimisme tersebut, lanjutnya, didukung perkembangan pembinaan generasi Qurani di Kota Batam yang terus menunjukkan kemajuan. Bertambahnya jumlah rumah tahfiz menjadi indikator semakin luasnya ruang pembinaan qari dan qariah yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional.
“Perkembangan jumlah rumah tahfiz di Batam luar biasa. Ini menandakan ruang pembinaan dan pelatihan untuk melahirkan generasi Qurani semakin terbuka lebar. Potensi besar yang kita miliki ini harus kita buktikan melalui prestasi nyata,” katanya.
Amsakar juga memberikan apresiasi kepada jajaran LPTQ Kota Batam, para pelatih, pembina, dan seluruh tim pendamping yang telah mempersiapkan para peserta. Ia berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga kekompakan, solidaritas, dan semangat kebersamaan selama mengikuti rangkaian MTQ di Tanjungpinang.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Batam, Firmansyah, melaporkan Kafilah Kota Batam yang diberangkatkan berjumlah 153 orang. Rombongan terdiri atas 56 peserta, 80 personel marching band, serta 17 orang yang terdiri dari ofisial, pelatih, pendamping, dan tim pendukung yang menangani aspek medis, akomodasi, logistik, hingga transportasi.
Menurut Firmansyah, Kota Batam mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ XII Kepri, meliputi seni baca Al-Qur’an, qiraat Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an (tahfiz), tafsir Al-Qur’an, fahmil Al-Qur’an, syahril Al-Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an (khat), karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hingga kasidah rebana.
“Alhamdulillah, seluruh persiapan Kafilah Kota Batam telah dimatangkan melalui pembinaan intensif dan training center. Para peserta dalam kondisi prima dan siap memberikan penampilan terbaik. Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Batam agar ikhtiar ini membuahkan hasil terbaik dan Batam kembali meraih gelar juara umum,” ujar Firmansyah. MK-mc
Redaktur : Munawir Sani
