Bupati Natuna Cen Sui Lan saat menghadiri FGD Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub di Natuna, Senin (4/5/2026). (Foto: nang)
NATUNA (marwahkepri.com) – Bupati Natuna Cen Sui Lan mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan pelabuhan di Natuna dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut, Senin (4/5/2026).
Ia menilai kegiatan yang dilaksanakan langsung di daerah mempermudah pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan prioritas secara lebih konkret.
“Dengan dilaksanakannya FGD di Natuna, tentu memudahkan kita menyampaikan semua usulan yang telah dirancang. Semua stakeholder juga bisa langsung memberikan tanggapan,” ujar Cen kepada wartawan.
Cen mengungkapkan sekitar 40 titik pelabuhan di Natuna telah disurvei untuk rencana pembangunan maupun perbaikan. Ia menyebut kondisi geografis Natuna yang terdiri dari gugusan pulau menjadikan transportasi laut sebagai kebutuhan utama masyarakat.
Dalam FGD tersebut, pemerintah daerah mendorong revitalisasi pelabuhan, termasuk pembangunan fasilitas pendukung seperti rumah tunggu penumpang yang dinilai masih minim di sejumlah titik.
Cen menyebut salah satu prioritas pembangunan adalah Pelabuhan Pulau Panjang. Namun ia mengakui proyek tersebut masih berada dalam tahapan panjang.
“Pulau Panjang menjadi prioritas, tetapi tahapannya masih panjang. Kita akan terus dorong pemerintah pusat agar segera dibangun,” tegas Cen Sui Lan.
Sementara itu, pembangunan Pelabuhan Selat Lampa disebut telah mulai berjalan. Kepala UPT Tarempa, Yudi, mengatakan proyek tersebut dilaksanakan dalam dua tahap.
Tahap pertama pada tahun 2026 difokuskan pada pekerjaan darat, sedangkan tahap kedua pada tahun 2027 mencakup pekerjaan laut.
“Semoga saja anggaran tidak dipangkas sehingga pembangunan pelabuhan bisa berjalan lancar sesuai jadwal,” ujar Yudi.
FGD tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat konektivitas wilayah kepulauan Natuna, termasuk mempercepat distribusi barang dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. MK-nang
Redaktur: Munawir Sani
