Kadis DLH Natuna melakukan pemantauan dan turut menanam pohon untuk penghijauan lahan bekas tambang pasir kuarsa di Teluk Buton.(Foto/istimewa)
NATUNA (marwahkepri.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna melakukan pemantauan proses penanaman pohon dalam rangka penghijauan lahan bekas tambang pasir di Teluk Buton.
Kepala DLH Natuna, Ferizaldy, mengatakan, pemantauan di lahan PT Indoprima Kharisma Jaya (IKJ) tersebut dilakukan pada 17 Februari 2026, dua hari sebelum memasuki bulan Ramadan.
“kemarin kami melakukan pemantauan proses penghijauan ke Teluk Buton,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 25 Februari 2026.
Ferizaldy menjelaskan, pada tahap pertama perusahaan telah melaksanakan penanaman pohon pinus di beberapa sektor bekas galian.
Ia mengakui tidak seluruh pohon yang ditanam tumbuh subur. Namun demikian, ia menilai pihak perusahaan tetap konsisten menjalankan program penghijauan.
“Biasalah, tidak semua pohon akan tumbuh subur. Tapi saya melihat mereka konsisten, mereka terus melakukan penanaman pohon,” kata dia.
Menurutnya, sebagai bentuk keseriusan, perusahaan saat ini juga tengah menyiapkan belasan ribu benih pohon yang akan ditanam setelah siap tanam.
“Tanah permukaan itu kan disisihkan, kemudian mereka ambil pasir kuarsa nya untuk dicuci. Kemudian tanah bagian atas yang disisihkan itu dikembalikan lagi,” terangnya.MK-Nang
Redaktur : Munawir Sani
