Harga plastik di Batam naik 30 persen akibat harga minyak dunia

Disperindag Batam memantau kenaikan harga plastik di pasaran yang mencapai sekitar 30 persen. (Foto: pit)

BATAM (marwahkepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam mencatat kenaikan harga plastik di pasaran mencapai sekitar 30 persen. Lonjakan tersebut dipicu faktor global, terutama naiknya harga minyak dunia sebagai bahan baku utama plastik.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Batam, Wahyu Daryatin, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di lapangan terkait lonjakan harga tersebut.

“Kalau terkait plastik itu dampaknya global. Karena bahan bakunya dari minyak, jadi ketika harga minyak dunia naik, plastik ikut terdampak,” kata Wahyu, Selasa (7/4/2026).

Wahyu menyebutkan kenaikan harga tidak merata untuk semua jenis plastik karena sangat beragam, mulai dari plastik kemasan hingga kebutuhan industri lainnya. Namun secara umum, kenaikan harga berada di kisaran 30 persen.

“Untuk di Batam, sementara yang kami pantau sekitar 30 persen kenaikannya. Tapi ini belum final karena masih fluktuatif,” ujarnya.

Kenaikan harga disebut paling terasa pada plastik kemasan yang digunakan dalam kebutuhan sehari-hari, termasuk kemasan bahan pangan seperti beras. Di tingkat ritel, kenaikan harga dinilai bisa lebih tinggi dibandingkan di tingkat distributor.

Baca Juga:  TP-PKK Bintan Silaturahmi dan Serahkan Bantuan kepada Rumah Bahagia

Meski harga mengalami kenaikan, Wahyu memastikan stok plastik di Batam masih dalam kondisi aman. Namun pedagang mulai melakukan antisipasi untuk menghindari lonjakan harga lanjutan.

“Stok masih oke. Hanya pedagang mengantisipasi saat mereka harus membeli kembali dengan harga yang mungkin lebih tinggi,” ujarnya. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani