75ff4816-3972-41a1-97a2-792b7bea4cd5

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto memaparkan berbagai program pembinaan kemandirian dan kepribadian kepada Delegasi Jabatan Penjara Malaysia dalam kunjungannya, Selasa (6/5/2026). (Foto: mun)

BATAM (marwahkepri.com) – Delegasi Jabatan Penjara Malaysia melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Batam, Selasa (6/5/2026) sebagai upaya memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan di bidang pemasyarakatan.

Rombongan dipimpin Vinodh Elamkovam bersama 23 peserta lainnya. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program lawatan kerja untuk mempelajari sistem pembinaan, keamanan, dan pelayanan pemasyarakatan yang diterapkan di Indonesia.

Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni Lapas Batam. Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto memaparkan berbagai program pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi warga binaan.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Penjara Malaysia. Semoga kedatangan encik dan puan ke rumah kami, Lapas Batam, dapat mempererat hubungan antar kedua negara,” ujar Yosafat Rizanto.

Selain itu, pihak Lapas Batam juga menjelaskan pelaksanaan program pembinaan warga binaan, sistem pengamanan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan pelatihan kemandirian yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.

Delegasi Malaysia turut meninjau langsung sarana dan prasarana pembinaan serta berdialog dengan petugas terkait pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari.

Baca Juga:  Dua Pelaku Begal di Lampu Merah Sei Harapan Ditangkap, Korban Terjatuh Saat Tas Dirampas

Perwakilan delegasi Malaysia, Vinodh Elamkovam, menyampaikan harapannya agar pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama lawatan dapat diterapkan di Malaysia untuk meningkatkan kualitas kerja petugas penjara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi. Melalui kunjungan tersebut, kedua pihak berharap hubungan kerja sama antara sistem pemasyarakatan Indonesia dan Malaysia semakin erat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. MK-mun

Redaktur: Munawir Sani